
Ilustrasi seleksi PPPK. Pemerintah menunda pengumuman kelulusan PPPK. Penyebabnya lantaran baru ada 118 daerah yang kirim pernyataan kesanggupan APBD dari seluruhnya 360 instansi.
JawaPos.com - Tahun ini pemerintah membuka rekrutmen seleksi satu juta guru honorer dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Para guru honorer pun sangat antusias untuk menjalani hal ini.
Namun, dari total formasi 1 juta yang disediakan, hanya sekitar 500 ribu yang diusulkan pemerintah daerah (pemda). Salah satu alasan kuota tidak terpenuhi adalah karena pemda masih mengira pembayaran gaji serta tunjangan berasal dari kas daerah.
Hal ini diungkapkan salah satunya oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, dia mengatakan belum ada kebijakan jelas mengenai itu. Hanya sebuah informasi saja tanpa kejelasan kebijakan.
Baca Juga: Seleksi PPPK Dimulai Agustus, Guru Honorer Sekolah Negeri Pertama
"Kami mendapat informasi melalui medsos dan sosialisasi Kemenkeu pada saat rakor Desember 2020 lalu, akan tetapi sampai saat ini kita belum mendapat informasi legal formal secara tegas dan jelas mengenai anggaran gaji guru PPPK," tegas dia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI, Selasa (23/3).
Adapun, mulai tahun 2021 pemerintah pusat lah yang memastikan tersedianya anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan akan dilakukan dengan mekanisme transfer umum ke APBD.
“Mekanismenya setelah formasi guru ditetapkan masing-masing kabupaten daerah, kalau sudah diangkat P3K, dan teregistrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN), maka pembayaran gajinya melalui APBD dan kami yang akan melakukan transfer umum,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, PPPK juga merupakan salah satu bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), sama seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) seperti yang tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dibukanya 1 juta formasi guru ini di karenakan adanya kekosongan guru di berbagai daerah.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=DkWBrXMx7jg

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
