Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Oktober 2023 | 16.59 WIB

Ulama dan Kiai Al-Wathoniyah Sebut Pasangan Ganjar-Mahfud Miliki Representasi Nasionalis dan Religius

Kegiatan "Silaturahmi, doa, serta zikir bersama Persaudaraan Ganjar Al Wathoniyah" Jakarta, 25 Oktober 2023 (Pojoksatu.id) - Image

Kegiatan "Silaturahmi, doa, serta zikir bersama Persaudaraan Ganjar Al Wathoniyah" Jakarta, 25 Oktober 2023 (Pojoksatu.id)

JawaPos.com - Ulama dan kiai yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Al-Wathoniyah serta memiliki jaringan dalam persaudaraan Ganjar-Mahfud Al-Wathoniyah Jabodetabek (Pagarwaja) menganggap pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai calon presiden dan wakil presiden yang mewakili keberagaman Indonesia.

Kolaborasi antara Ganjar sebagai politisi dan Mahfud MD sebagai teknokrat, membuat mereka saling melengkapi dengan perannya yang nasionalis dan religius.

KH Ahmad Nurul Huda selaku Ketua Yayasan Al Wathoniyah Al Hamidiyah, mengungkapkan keputusan para ulama dan kiai Al-Wathoniyah untuk mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ini melihat rekam jejak serta latar belakang dari keduanya.

Hal ini diungkapkan KH Ahmad Nurul setelah mengikuti kegiatan Pagarwaja yang bertajuk "silaturahmi, doa, serta zikir bersama".

Kegiatan tersebut berlangsung di Al-Wathoniyah Pusat Putri, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta, Rabu (25/10/23).

Di kalangan ulama-ulama Nahdlatul Ulama (NU), Ganjar Pranowo dan Mahfud MD merupakan pasangan yang menjunjung tinggi nilai nasionalis-religius.

Selain itu, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki latar belakang sebagai santri.

Ganjar juga merupakan cucu mantu dari tokoh ulama kharismatik NU, (Alm) KH. Hisyam Abdul Karim dan Mahfud MD memiliki latar belakang dari keluarga nahdliyin.

"Jadi, saya rasa hari ini terhubungkan sosok nasionalis dan religius yang ada di Pak Ganjar dan Mahfud MD dengan dukungan dari para kiai yang hadir hari ini," ujar KH Ahmad Nurul.

Menurut dirinya, sifat nasionalisme yang ditunjukkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD seirama dengan apa yang ditanamkan oleh KH Hasbiyallah, pendiri Pondok Pesantren Al-Wathoniyah sejak tahun 1928.

"Ini adalah sebuah ikatan madrasah Al-Wathoniyah se-jabodetabek didirikan oleh Allah Yarhamu KH Hasbiallah, dari awal menegaskan dua hal, pertama pentingnya ngaji, ngaji ilmu agama, dan yang kedua pentingnya menjaga nasionalisme. Itu kenapa diberikan nama Al Wathoniyah," jelasnya.

Dengan kompetensi dan kapabilitas keduanya, KH Ahmad Nurul Huda begitu optimistis pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dapat mengatasi segala permasalahan di Indonesia.

Selaras dengan visi dan misi yang dibawakan oleh Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, seperti memberantas korupsi, reformasi hukum.

Tak hanya itu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul, persoalan energi biru dan hijau, menciptakan 17 juta lapangan kerja baru, dan lain sebagainya.

"Jadi artinya ketika kita bicara harapan kepada beliau ini waktu yang tidak sebentar karena itu harus ada ikhtiar bersama-sama para kiai dari madrasah al wathoniyah se-jabodetabek ini juga punya komitmen untuk memberikan dukungan itu,” ungkap KH Ahmad Nurul Huda.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore