Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 17.41 WIB

Prabowo Pilih Gibran atau Erick, PAN Yakin KIM Tetap Solid, PDIP Sebut Putusan MK Tak Berpengaruh

Viva Yoga Mauladi - Image

Viva Yoga Mauladi

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Pihaknya meyakini, MK akan memutus dengan mempertahankan marwah sebagai pengawal hukum dan demokrasi. Viva masih meyakini jika urusan usia bukan perkara konstitusional.

”Saya meyakini MK akan berpikir jernih bahwa ini open legal policy,” ujarnya dalam diskusi di kawasan Pejaten, Jakarta.

Apakah PAN terancam dengan Gibran? Viva menepis asumsi tersebut. Bagi dia, munculnya nama Gibran dalam bursa cawapres adalah hal baik. Sebab, tidak banyak anak muda yang bisa masuk dalam bursa selama ini.

Namun, hingga saat ini, Viva menyodorkan sosok Erick Thohir sebagai pendamping Prabowo. Alasannya, Erick dinilai lebih komplet dan bisa menunjang kemenangan.

Lalu, bagaimana jika MK mengabulkan gugatan dan Prabowo memilih Gibran? Viva menegaskan, tidak ada masalah sepanjang keputusan itu diambil bersama. ”Siapa pun pasangannya, PAN tetap berkhidmat di Koalisi Indonesia Maju (KIM),” tegasnya.

Politikus PDIP Deddy Sitorus menuturkan, apa pun putusan MK secara kebijakan politik tidak akan memengaruhi PDIP dan Ganjar Pranowo. PDIP bakal tetap berjalan sesuai dengan visi. ”Apa pun yang diputuskan MK nggak ada urusan dengan PDIP dan koalisinya,” ujarnya di lokasi yang sama.

Meski demikian, Deddy prihatin dengan akrobatik politik yang terjadi belakangan. Sejumlah pihak disebutnya telah berupaya menghancurkan kewibawaan MK. Tak pelak, saat ini muncul meme yang memelesetkan nama MK menjadi Mahkamah Keluarga dan sebagainya. Dia berharap MK dapat memutus secara objektif. ”Ini yang dipertaruhkan kepercayaan publik pada institusi negara,” tegasnya.

Deddy juga kasihan kepada keluarga Jokowi. Dia menilai bahwa keluarga Jokowi terjebak orkestrasi politik sehingga akhirnya dicap sebagai dinasti politik. Dia juga mengkritik pihak-pihak yang mempraktikkan politik tanpa etika. Jika hendak melamar Gibran, semestinya berkomunikasi dengan PDIP selaku partai asal. ”Harusnya ke rumahnya dong,” katanya beranalogi. (far/lum/c14/c6/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore