JawaPos.com - Nama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka terus menguat dalam bursa cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Berbagai pihak bahkan terang-terangan menyodorkan nama Gibran kepada Prabowo.
Prabowo juga mengakui, nama Gibran banyak diusulkan kepadanya untuk dipinang menjadi cawapres. Namun, keputusan memilih cawapres akan dibahas Prabowo bersama Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Usulan-usulan itu saya katakan bahwa akan saya bawa ke forum rapat ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju. Jadi ini akan kita sesuai tradisi bangsa Indonesia, kita akan melaksanakan musyawarah untuk menuju mufakat," kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra ini mengungkap sudah ada 4 nama terakhir yang menhadu kandidat cawapres. Salah satunya memang ada yang berasal dari Jawa Tengah, seperti daerah asal Gibran.
Kelompok milenial dan generasi Z yang mengatasnamakan diri sebagai Pro08 juga mendorong Gibran menjadi cawapres Prabowo. Eks Danjen Kopassus ini dianggap butuh sosok pendamping dari kalangan muda.
"Kenapa muda? karena Pak Prabowo senior dia punya kearifan, punya kewibaan, dia punya kebijaksanaan, dia punya pengalaman kalau ini dikolaborasikan dengan generasi muda yang kreatif yang bekerja cepat maka kombinasi yang bagus," kata Ketua Umum Pro08, Petrus Uhir Imanto Basamima.
Meskipun muda, sosok yang dipilih juga harus memiliki kinerja cepat tanggap terhadap persoalan masyarakat. Kriteria ketiga yakni sosok tersebit harus mampu merepresentasikan gaya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kita mengusulkan 3 nama, pertama adalah Gibran Rakabuming, dia bukan hanya anak biologis, tapi juga anak ideologis Jokowi, terbukti, segala yang dilakukan oleh Gibran seperti yang dilakukan oleh pak Jokowi ketika menjadi Wali Kota, cepat tanggap terhadap keluhan, melakukan program-program yang luar biasa," ucap Petrus.
"Kedua adalah Erick Thohir terbukti bertangan emas menyelesaikan semuanya persoalan yang ada, membersihkan BUMN, bahkan ketika menangani sepakbola terbukti juga sepakbola menjadi baik dan bisa mendapatkan prestasi. Yang ketiga Bahlil Lahadalia, orang kampung, ornag biasa, dari luar Jawa tetapi terbukti bisa bekerja dengan cepat menyelesaikan tugas-tugas," imbuhnya.
Bagi Pro08, penting sekali presiden selanjutnya harus mau melanjutkan pekerjaan Jokowi. Sehingga arah pembangunan bangsa melaju ke arah yang sama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Atas dasar itu, Pro08 menyakini Prabowo adalah sosok yang tepat untuk menjalankan roda pemerintahan berikutnya.
"Pro08 yang berisi generasi milenial dan Gen Z menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia 2024 untuk meneruskan kepemimpinan Presiden Joko Widodo," jelas Petrus.
Hal itu mendasari dari Prabowo yang berstatus sebagai menteri pemerintahan Jokowi. Selama 5 tahun terakhir, Prabowo dan Jokowi mampu bekerja bersama dengan apik, meskipun pada 2 pemilu sebelumnya rival berat.
Dalam beberapa kesempatan, Prabowo juga secara gamblang menyatakan akan melanjutkan pekerjaan pemerintahan Jokowi bila menjadi presiden Jokowi. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengakui bahwa Jokowi telah membangun pondasi yang kuat untuk bangsa.
"Rekonsiliasi yang mereka lakukan adalah rekonsiliasi substansial bukan hanya sekedar pembagian kekuasaan, dan itu terbukti kedunya benar-benar menyatu, sehingga ketika kita menghadapi pandemi maka Indonesia bisa mengatasi pandemi berkat kedua tokoh itu. Untuk itu ini harus dilanjutkan," pungkas Petrus.