Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2023 | 17.00 WIB

Kekejaman Gregorius Ronald Tannur: Dini Sera Afrianti Dicekik, Dipukul Botol, Dilindas Mobil, lalu Direkam

FAKTA BARU: Ronald melakukan reka adegan dalam proses rekonstruksi di Lenmarc Mall, Surabaya, Selasa (10/10). Ronald ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan yang menewaskan pacarnya. - Image

FAKTA BARU: Ronald melakukan reka adegan dalam proses rekonstruksi di Lenmarc Mall, Surabaya, Selasa (10/10). Ronald ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan yang menewaskan pacarnya.

Rekonstruksi Penganiayaan Pacar Anak Anggota DPR

JawaPos.com – Kekejaman Gregorius Ronald Tannur terhadap pacarnya, Dini Sera Afrianti, tergambar jelas dalam rekonstruksi kemarin. Bahkan, ada fakta keji baru yang terungkap. Pria 31 tahun itu ternyata mencekik Dini saat berada di dalam lift.

Rekonstruksi itu dilakukan Satreskrim Polrestabes Surabaya di area Lenmarc Mall yang menjadi lokasi penganiayaan sesungguhnya.

Mulai basemen tempat parkir, lift, sampai Blackhole KTV yang berada di lantai 3. Ronald yang merupakan anak anggota DPR Edward Tannur sempat terisak di sela rekonstruksi.

Dari pantauan Jawa Pos, rekonstruksi dimulai sekitar pukul 11.00. Awalnya, Ronald memperagakan saat dirinya dan Dini (diperankan perempuan lain) tiba di lokasi parkir dengan menumpang Toyota Innova Reborn B 1744 VON. Mobil diparkir tidak jauh dari lift menghadap ke arah timur.

FAKTA BARU: Ronald melakukan reka adegan dalam rekonstruksi di Lenmarc Mall, Surabaya, Selasa (10/10). Ronald ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan yang menewaskan pacarnya, Dini Sera Afrianti.

Keduanya lantas masuk ke lift menuju Blackhole KTV. Dini berjalan lebih dulu. Disusul Ronald. Mereka masuk ke ruangan nomor tujuh. Di sana sudah ada lima teman. Rekonstruksi di ruangan itu dilakukan secara tertutup.

Sekitar sepuluh menit kemudian, Ronald dengan dikawal petugas keluar. Dalam adegan itu, dia membawa botol miras di tangan kanan. Sementara itu, tangan kirinya menggandeng korban menuju lift. Lalu, keduanya terlihat adu mulut tanpa sebab pasti.

Ronald selanjutnya menendang kaki pacarnya di depan lift yang sedang terbuka. Di dalam lift, penganiayaan berlanjut. Ronald mencekik leher Dini. Lalu memukul kepala korban dengan botol miras yang digenggamnya dua kali.

Lift yang ditumpangi Ronald dan Dini menuju basemen tempat parkir. Ronald berjalan ke sisi kanan mobil, sedangkan korban ke sisi kiri. Dini membuka pintu, tetapi tidak masuk ke kursi. Warga Sukabumi itu duduk di pijakan pintu. Ronald yang duduk di kursi kemudi selanjutnya memacu mobil ke arah kanan. Dini spontan terjungkal. Wanita pemeran selanjutnya diganti dengan manekin.

Dalam adegan selanjutnya, manekin itu terseret mobil sekitar 5 meter. Ban belakang kiri mobil kemudian melindasnya. Ronald lantas menghentikan mobil. Dua petugas sekuriti lalu datang mendekati korban yang tergeletak. Ronald saat itu hanya berdiri di samping pintu mobilnya. Bukannya segera menolong, pria 31 tahun itu justru mengeluarkan ponsel dan merekam korban.

Ronald baru mendekat setelah diajak petugas sekuriti membopong korban ke pinggir. Dia kemudian membuka pintu belakang mobil. Dini lantas diangkat dan dimasukkan mobil.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan mengatakan, terdapat 41 adegan pada rekonstruksi yang berlangsung tiga jam itu. Teguh menyebutkan, terdapat sejumlah fakta baru yang ditemukan. Misalnya, korban dicekik di dalam lift. ”Dari rekonstruksi ini, penyidik ingin memastikan apa saja yang dilakukan tersangka dan korban,” ungkapnya. (edi/c19/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore