
Presiden Jokowi dan Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi saat panen padi di Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih merahasiakan, apakah jabatan Menteri Pertanian (Mentan) yang ditinggalkan Syahrul Yasin Limpo akan diisi dari kalangan partai politik atau profesional. Sebab, saat ini Syahrul Yasin Limpo telah mengundurkan diri jabatan Mentan.
Jokowi beralasan, posisi Mentan saat ini telah diisi oleh Arief Prasetyo sebagai Plt Mentan. Arief juga merupakan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
"Ya, Pak Arief sudah," kata Jokowi usai menghadiri panen raya di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10).
Jokowi enggan mengungkapkan, siapa yang akan menjadi Mentan definitif pengganti Syahrul Yasin Limpo. Ia menekankan, tugas Mentan saat ini sudah dikerjakan oleh Arief Prasetyo.
"Ya nantilah, wong sudah ada. Sudah di handle oleh Pak Arief," tegas Jokowi.
Jokowi pun mengakui akan melakukan pertemuan dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (8/10) malam. Rencana pertemuan itu dilakukan, setelah Syahrul Yasin Limpo memutuskan mengundurkan diri dari jabatan menteri.
"Ya nanti malam," ungkap Jokowi.
Kepala negara belum mau mengungkapkan, apa yang akan dibahas dengan SYL dalam pertemuan itu. Namun, Jokowi memastikan pertemuan itu akan digelar terbuka.
"Ya enggak ngerti (apa yang akan dibahas). Ketemu aja belum kok," tegas Jokowi.
Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebelumnya menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/10). Surat pengunduran diri itu sebelumnya telah diterima Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
"Saya sore ini datang meminta waktu Bapak Presiden dan diberi kesempatan melalui Mensetneg Pak Praktino untuk menyampaikan usul dan pengunduran diri saya sebagai menteri," ucap Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Istana Kepresidenan.
Ketua DPP Partai NasDem ini menjelaskan, alasan dirinya mengajukan surat pengunduran diri ingin serius menghadapi proses hukum. Hal ini setelah Syahrul Yasin Limpo diduga terseret dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).
"Alasan saya adalah ada proses hukum yang saya hadapi dan saya harus siap hadapi secara serius," ungkap Syahrul.
Syahrul mengharapkan, publik tak langsung menghakimi dirinya secara sepihak. Ia meminta publik untuk mengikuti proses hukum yang berjalan di KPK.
"Walaupun saya berharap jangan ada stigma dan perception of innocence, maksudnya menghamkimi saya dulu. Karena tentu biarkan proses hukum berlangsung dengan baik dan saya siap hadapi," pungkas Syahrul.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
