
Mentan Syahrul Yasin Limpo usai dimintai keterangan di Gedung KPK.
JawaPos.com – Sempat dikabarkan ”menghilang” setelah lawatannya ke Roma, Italia, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali ke tanah air kemarin petang.
Menggunakan jas dan kemeja biru, dari Bandara Soetta, mantan gubernur Sulawesi Selatan yang berada dalam kasus dugaan korupsi di kementerian yang dipimpinnya itu langsung menuju kantor Nasdem Tower, Jakarta.
Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos di Bandara Soekarno-Hatta, SYL mendarat di terminal 3 pukul 18.19 WIB. Dia tampak menggunakan masker hitam dan tas selempang serta didampingi seseorang berkemeja putih.
Yasin diketahui naik pesawat Singapore Airlines. Dia berangkat dari Bandara Changi pukul 17.57 waktu Singapura.
Bendahara Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengatakan, sesuai rencana, SYL setiba di Jakarta memang dijadwalkan menghadap Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh. Dia menyebutkan, pertemuan itu dilakukan untuk membahas perkara SYL di KPK. ”Pasti lah. Pasti (bahas kasus SYL di KPK, Red),” ujarnya di Nasdem Tower.
Sahroni menegaskan, kasus yang menjerat SYL di KPK harus dihormati. Apalagi, kasus itu sudah masuk tahap penggeledahan. Namun, dia menegaskan bahwa salah atau benar SYL dalam perkara itu masih bersifat umum.
”KPK sampai hari ini (kemarin, Red) belum menyampaikan statemen resminya. Tapi, penggeledahan sudah dilakukan. Itu namanya mekanisme hukum yang harus dihormati,” terangnya.
Kemarin Jawa Pos juga mengonfirmasi status SYL sebagai tersangka. Berdasar salinan sprindik yang beredar, SYL ditetapkan sebagai tersangka pada 29 September. Atau sehari setelah rumah dinasnya di Widya Chandra V, Jakarta, digeledah tim penyidik. Namun, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron belum menjawab.
Sementara itu, KPK terus mengembangkan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi di Kementan. KPK kembali melakukan penggeledahan di dua lokasi untuk pengumpulan barang bukti.
Ali mengatakan, tim penyidik melakukan penggeledahan di kawasan Jagakarsa, Jakarta. Dari penggeledahan itu, penyidik mengamankan beberapa alat bukti. ”Antara lain berupa dokumen yang berisi catatan penting kaitan dengan perkara ini,” ucapnya kemarin.
Bukan hanya itu, kemarin tim penyidik juga melakukan penggeledahan di Makassar, Sulawesi Selatan. ”Kegiatannya masih berlangsung dan segera setelah selesai kami sampaikan hasilnya,” jelasnya pada pukul 16.01 WIB.
Istana Pastikan Program Kementan Tetap Berjalan
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memastikan bahwa kasus yang dialami SYL tidak akan mengganggu program-program di Kementan. ”Karena programnya sudah jelas. Langkah-langkah sudah disiapkan,” katanya saat kunjungan kerja di Donggala, Sulawesi Tenggara, kemarin (4/10).
Ma’ruf mencontohkan, untuk menghadapi El Nino, Kementan sudah memiliki beberapa jurus. Misalnya, perluasan area tanam serta program intensifikasi dan mekanisasi pertanian. Selain itu, ada program diversifikasi pangan.
Ditanya soal potensi reshuffle dalam waktu dekat, Ma’ruf menjawab normatif. Dia tidak tahu atas rencana itu. Ma’ruf menegaskan, reshuffle adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo. (tyo/elo/wan/lyn/c19/ttg)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
