
Prabowo Subianto . Foto Dok. Antara/Hendra Nurdiyansyah./
JawaPos.com - Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan terkait persoalan isu mengenai dirinya mencekik Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi.
Calon Presiden 2024 mengatakan bahwa dirinya yang diisukan sempat mencekik Wamentan dalam rapat kabinet adalah fitnah belaka.
Prabowo Subianto menyampaikan dirinya sering mendapat hujatan dan sering difitnah, salah satunya perkara mencekik Wakil Menteri Pertanian.
“Saya hanya mau sampaikan bahwa orang yang mengenal saya. Saya ini bukan apa ya, tapi karena saya sering dihujat, sering difitnah. Yang terakhir saya dibilang mencekik wakil Menteri, di rapat kabinet lagi,” ujar Prabowo saat memberi sambutan Seminar Nasional Kebangsaan Penguatan Peradaban Menyongsong Indonesia Emas 2045 di Jakarta Selatan dikutip dari Antara.
Ketua Partai Gerindra ini menambahkan dirinya tidak pernah berubah walaupun ada pihak yang mengatakan dirinya merupakan pengkhianat karena menerima tawaran Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju.
“Saya bukan membela diri tapi saya mau menyampaikan, orang-orang yang mengatakan bahwa saya berkhianat bergabung dengan Pak Jokowi, saya hanya mau katakan saya tidak pernah berubah,” imbuhnya.
Prabowo Subianto menyebutkan dirinya tak mau ambil pusing soal isu miring yang menerpanya.
Pria kelahiran 17 Oktober 1951 juga menegaskan bahwa dirinya akan terus mengabdi bagi rakyat Indonesia.
“Kalau lagu itu, lagu favorit saya itu dulunya, aku masih seperti dulu, kesetiaanku kepada rakyat tidak pernah luntur,” ujar Prabowo Subianto.
Meski demikian Prabowo Subianto menyadari bahwa keputusannya bergabung dengan Jokowi akan mengecewakan sebagian pendukungnya.
Prabowo Subianto berharap seiring berjalannya waktu pendukungnya bisa memahami keputusannya tersebut bertujuan demi kemajuan bangsa dan negara.
“Saya mengerti banyak pendukung saya kecewa. Saya mengerti banyak yang tidak mau saya bergabung dengan Pak Jokowi," ungkap Prabowo Subianto.
"Saya mengerti, apalagi emak-emak nih dan benar bahwa akhirnya saya memerlukan waktu, memerlukan upaya dan memerlukan bantuan daripada kawan-kawan untuk menjelaskan mengapa keadaan seperti itu,” tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
