Satgasus Pencegahan Korupsi berkolaborasi dengan Direktorat Kepatuhan Internal, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kemenkeu, dalam rangka pencegahan korupsi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya
JawaPos.com - Satuan Tugas Khusus Pencegahan Korupsi Polri (Satgasus Pencegahan Korupsi) terus berupaya melakukan pencegahan korupsi. Kali ini dengan cara melakukan kolaborasi dengan Direktorat Kepatuhan Internal, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Satgasus Pencegahan Korupsi yang digawangi oleh Giri Suprapdiono, Aulia Postiera, Farid Andhika dan tim, melakukan mendampingi tim Direktorat Kepatuhan Internal DJBC melakukan pemantauan area rawan korupsi, memetakan kerawanan pelanggaran kepabeanan, serta membantu memperkuat pertahanan diri dari tekanan dan intervensi dari pihak-pihak yang mengganggu integritas pegawai-pegawai dalam menjalankan tugas.
Menurut Giri, kegiatan di Tanjung Perak ini merupakan salah satu bentuk dari tindak lanjut kerjasama strategis antara Polri dan Kemenkeu yang dinyatakan secara kuat dalam pernyataan Kapolri dan Menteri Keuangan pada tanggal 14 September 2023, dalam Seminar Nasional Pencegahan Korupsi dalam Tata Kelola dan Pelayanan Ekspor dan Impor. Polri dan Kemenkeu kata Giri, akan menjaga sepenuhnya integritas ekspor impor agar Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia meningkat, meningkatkan penerimaan negara, dan menjaga kedaulatan ekonomi negara yang kompetitif, agar Indonesia menjadi negara maju yang disegani dunia.
“Hal ini juga seiring dengan upaya untuk mendorong percepatan Program Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC) berkelanjutan yang telah dicanangkan oleh Dirjen Bea dan Cukai,” tutur Giri dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com, Rabu (27/9).
Giri menambahkan, Satgasus Pencegahan Korupsi mengapresiasi kemajuan positif langkah-langkah perbaikan dalam rangka mencegah terjadinya tindak pidana korupsi yang telah dilakukan Kemenkeu, melalui Itjen dan DJBC. Nantinya, Satgasus Pencegahan Korupsi beserta Kemenkeu akan memperluas dan memperkuat dalam pendampingan dalam kegiatan serupa di pelabuhan-pelabuhan lainnya di Indonesia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
