Mahasiswi UGM mencecar Anies Baswedan dengan pertanyaan pada acara adu gagasan Cawapres pada Selasa (19/9).
JawaPos.com – Di acara adu gagasan Bacapres yang berlangsung di UGM pada Selasa (19/9) lalu, salah satu mahasiswi turut jadi sorotan.
Pasalnya, salah satu mahasiswi UGM ini diketahui telah mencecar salah satu Bacapres, Anies Baswedan, dengan sebuah pertanyaan.
Mahasiswi UGM tersebut tampak mempertanyakan kerealistisan gagasan-gagasan Anies Baswedan terkait isu pendidikan di Indonesia, yang membutuhkan dukungan budget yang sangat banyak.
Sebelumnya, Anies mengajukan gagasannya untuk menghadirkan negara demi melawan komersialisasi pendidikan tingkat tinggi dan untuk menjamin akses pendidikan.
Namun menurut mahasiswi dari forum advokasi tersebut, program yang Anies ajukan membutuhkan pendanaan yang besar sehingga terlihat tidak realistis.
Gagasan yang ditawarkan mantan Gubernur Jakarta itu seperti, memberikan pembiayaan atau insentif kepada ibu-ibu hamil di Indonesia dan menjadikan akses kesehatan murah.
Selain itu, gagasan lain yang diajukan adalah, pengadaan bangku untuk semua sekolah oleh negara, dan insentif untuk bank-bank swasta agar UMKM naik kelas.
Baca Juga: Ini Dia Kriteria Khusus untuk Bisa Jadi Menteri Anies Baswedan Jika Terpilih Jadi Presiden RI 2024
Mendengar kekhawatiran mahasiswi UGM itu apakah gagasannya realistis atau tidak, Anies mengatakan, bahwa gagasan itu bisa dilakukan jika dijadikan sebagai prioritas.
“Memang itu perlu biaya, tapi kita ingat biaya atau pengeluaran yang dikeluarkan itu mencerminkan prioritas. Kalau kita lihat APBN kita 15 tahun terakhir mengalami lonjakan yang begitu tinggi,” katanya dikutip dari Youtube Bolata TV, Jumat (22/9)
Selain itu, Anies juga mengatakan, pengeluaran untuk kesehatan dan pendidikan jangan dipandang sebagai cost, tetapi dilihat sebagai investasi yang membawa dampak jangka panjang.
Ia juga mengatakan, jika negara sukses menyediakan pasokan makanan yang sehat untuk ibu-ibu hamil di Indonesia, maka investasi jangka panjangnya adalah akan lahir anak-anak yang kuat dan cerdas.
“Dengan program posyandu di seluruh Indonesia, memastikan dari mulai ibu hamil itu ada pasokan nutrisi yang sehat, maka itu investasi karena besok kita akan ketemu anak-anak yang tidak stunting, ototnya dan otaknya kuat,” ucapnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
