
Ryan Jombang pembunuh berantai yang belum dieksekusi atas hukuman matinya. Sumber X
JawaPos.com – Nama Ryan Jombang sempat menjadi topik hangat di Indonesia usai penangkapannya atas kasus pembunuhan di Depok pada 2008 lalu.
Pria yang memiliki nama panjang Very Idham Henyansyah ini mendadak menjadi trending di media sosial X pada (19/9) dini hari karena munculnya thread dari akun @mwv_mystic.
Dalam thread tersebut, disebutkan bahwa Ryan Jombang ternyata belum dieksekusi dari hukumannya.
Pembunuh berantai ini tertangkap setelah penemuan 7 potongan tubuh manusia yang ditemukan di dekat kebun binatang Ragunan, Jakarta Selatan.
Korban merupakan seorang pria dengan identitas bernama Heri Santoso yang dihabisi Ryan sebab cemburu kekasih sesama jenisnya yang bernama Noval didekati oleh Heri.
Pembunuhan ini terjadi di Margonda Garden Residence, lalu potongan tubuhnya dibuang ke Ragunan.
Setelah penemuan jasad Heri di Ragunan, Ryan Jombang ditangkap dan atas dakwaan pembunuhan dan mutilasi, dirinya mendapat vonis hukuman mati.
Namun berselang lima belas tahun dari dakwaannya di tahun 2009, sampai saat ini Ryan Jombang ternyata belum juga dieksekusi.
Heri bukanlah korban pertama dan satu-satunya dari aksi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh Ryan Jombang.
Setelah kasus pembunuhan Heri terungkap dan Ryan ditangkap, warga sekitar tempat tinggalnya di Jombang jadi menaruh curiga terhadap Ryan atas hilangnya beberapa orang di daerah mereka dalam kurun waktu 2006-2008.
Spekulasi warga ini didasarkan atas fakta bahwa para korban yang hilang hampir semuanya mengenal Ryan Jombang.
Namun pada saat kejadian hilangnya korban, warga tidak mencurigai Ryan pada awalnya karena Ryan dikenal sebagai sosok yang pendiam dan bersikap agak kewanitaan.
Ryan akhirnya mengakui perbuatannya tersebut setelah didesak oleh polisi. Ia telah membunuh 10 orang di Jombang yang jasadnya Ryan kubur di sekitaran rumahnya.
Hasil penyelidikan menemukan adanya empat kerangka manusia di bekas kolam ikan di belakang rumah Ryan. Enam korban lainnya terkubur di halaman belakang.
Salah satu korban merupakan balita berusia tiga tahun berinisial SRP yang dibunuh bersama ibunya N yang berusia tiga puluh satu tahun.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
