Sustri Natalie, dikabarkan menghindar ketika diminta memberikan keterangan terkait Pajak Penerangan Jalan.
JawaPos.com – Gerak-gerik pimpinan PLN Unit Pangkep, Sulawesi Selatan, Sustri Natalie, dicurigai.
Pimpinan PLN Unit Pangkep tersebut, bungkam ketika dimintai keterangan transparansi data pelanggan terkait Pajak Penerangan Jalan yang diminta oleh media.
Namun, pimpinan PLN Unit Pangkep itu memilih untuk menghindar dari salah satu awak media Fahria, yakni kontributor TVRI yang hendak mewawancarainya, pada Senin (11/9).
Fahria mengatakan, pimpinan PLN Unit Pangkep itu langsung pergi dengan alasan memiliki urusan lain di luar.
Padahal transparansi data Pajak Penerangan Jalan sangat vital mengingat itu adalah sumber pendapatan daerah.
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang retribusi dan pajak daerah, Pajak Penerangan Jalan termasuk dalam pajak daerah.
Dengan kata lain, setiap masyarakat ketika hendak membeli listrik secara langsung juga sudah membayar Pajak Penerangan Jalan.
Sebab itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pangkep, Husni Rahman, selalu meminta rincian data pembayaran Pajak Penerangan Jalan pelanggan kepada pihak PLN Unit Pangkep.
Dikutip JaswaPos.com dari rakyatsulselbar.fajar.co.id, Husni Rahman mengatakan, PLN seperti menyembunyikan data yang diminta karena sudah bertahun-tahun permintaan data itu tidak digubris.
“Kita butuh secara rinci dari data pelanggan itu, karena secara logika pelanggan akan terus bertambah tiap harinya,” tuturnya.
Selain itu, ketua DPRD Pangkep, Haris Gani, juga merasa kecewa dengan sikap manager PT PLN ULP Pangkep itu yang tidak transparan
Haris Gani memaparkan, bahwa omset yang diraup PLN Pangkep setiap bulannya sangat besar, mencapai Rp50 miliar.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
