Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16.35 WIB

Mahfud Klaim Rakyat Papua Tidak Menolak Keberadaan TNI-Polri

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengklaim masyarakat Papua tidak menolak keberadaan TNI-Polri yang bertugas di sana. Penolakan selama ini hanya datang dari kelompok separatis.

"Keliru kalau katakan orang Papua meminta agar aparat TNI-Polri ditarik dari Papua. Yang minta itu KKB, TNPB, itu yang minta. Kalau rakyatnya justru perlu aparat yang untuk jaga keamanan," kata Mahfud, Kamis (22/10).

Atas dasar itu, Mahfud berniat hendak merekomendasikan agar pemerintah menambah tentara organik, atau aparat keamanan untuk berjaga di wilayah-wilayah Papua yang belum terjamah.

"Sejalan dengan temuan-temuan ini, Menko Polhukam merekomendasikan agar daerah daerah yang masih kosong dari aparat pertahanan keamanan organik, supaya segera dilengkapi," imbuhnya.

Mahfud menjelaskan, hasil temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya mendapati fakta bahwa wilayah Papua memiliki medan berat. Sehingga sampai saat ini masih ada wilayah yang tidak maksima mendapat pengamanan TNI-Polri.

"Ada beberapa daerah yang masih kosong dirangkap. Misalnya Polres ini merangkap di sana, di sana. Koramil ini merangkap di sana, di sana," jelasnya.

“Jadi tidak ada yang menolak, kecuali KKB," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore