
Reog Ponorogo.
JawaPos.com - Penetapan reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) atau intangible culture heritage (ICH) oleh UNESCO menunjukkan perkembangan signifikan.
Pemerintah telah menyelesaikan semua persyaratan yang ditetapkan. Saat ini reog masuk waiting list (daftar tunggu) nomor 39 untuk dibahas di sidang UNESCO tahun depan.
”Berbagai macam rintangan dan beberapa tuntutan persyaratan dari UNESCO sudah kami penuhi. Sekarang tinggal menunggu pembahasan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat acara temu media dalam rangka Gelar Karya Revolusi Mental Pergelaran Pawai Budaya Reog Ponorogo di Jakarta kemarin (24/8).
Isu seputar perlindungan satwa yang sempat jadi ganjalan juga sudah diselesaikan. Sebagaimana penggunaan bulu merak. ”Pemkab Ponorogo telah meresponsnya dengan meyakinkan UNESCO bahwa bulu-bulu itu tidak diambil dari merak yang dimatikan. Namun, dari bulu-bulu yang rontok,” katanya.
Demikian pula isu penggunaan kulit harimau yang telah dipastikan bahwa yang dipakai adalah kulit kambing yang telah dimodifikasi sehingga menyerupai kulit harimau.
Sementara itu, terkait informasi bahwa Malaysia mengklaim reog Ponorogo, Muhadjir menyampaikan bahwa pemerintah Malaysia telah mengklarifikasi bahwa hal tersebut tidak benar.
Ketua Sedulur Warok Ponorogo Sucipto menuturkan, masuknya reog Ponorogo dalam waiting list UNESCO merupakan hasil perjuangan selama beberapa tahun terakhir. ’’Ditetapkannya reog sebagai WBTB akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Ponorogo,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf Dwi Marhen Yono menambahkan, berdasar paparan pihak Universitas Kuala Lumpur, ada perubahan paradigma terkait kunjungan wisatawan ke Indonesia.
Saat ini menikmati pemandangan alam bukan alasan utama, melainkan juga seni budaya yang disusul dengan kuliner. ’’Sehingga kami sepakat reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda UNESCO akan menarik wisatawan datang ke Indonesia,’’ pungkasnya. (mia/c12/ris)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022