Menko PMK Muhadjir Effendy.
JawaPos.com - Kebijakan work from home (WFH) dalam upaya pengurangan polusi udara di Jakarta sepertinya belum akan diadopsi oleh Kementerian Koordinator Bidan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Menko PMK Muhadjir Effendy menilai, kebijakan ini kurang pas diterapkan di instansinya.
Muhadjir mengamini bahwa penerapan WFH untuk aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Jakarta merupakan langkah yang bagus untuk mengurangi polusi udara. Menurutnya, tak jadi masalah bila kementerian-kementerian lain menerapkan WFH ini selama tidak mengganggu kinerja atau bahkan intensitasnya jadi meningkat.
Meski demikian, pihaknya sepertinya belum akan mengimplementasikan kebijakan ini. Alasannya, pegawai di Kemenko PMK tidak banyak. Sementara, banyak target terkait pengentasan stunting hingga kemiskinan yang harus dikejar.
"Karena jumlah karyawan atau pegawai enggak banyak dan mereka disiplinnya juga bagus dan sesuai," ungkapnya ditemui di Kantor Kemenko PMK, Kamis (24/8). Tapi, Muhadjir tidak menutup kemungkinan bakal ikut menerapkan WFH ini. Ia mengaku akan merapatkannya terlebih dahulu.
Di sisi lain, dirinya turut mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mengurangi polusi udara. Salah satunya, dengan menggunakan transportasi umum.
Apalagi, pemerintah telah memberikan subsidi yang tinggi untuk fasilitas kendaraan umum dengan harapan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. "Saya juga sering naik MRT, nggak pakai kendaraan dinas. Itu walaupun (langkah) kecil, sudah lumayan lah (ikut mengurangi polusi, red)," ungkapnya.
Masalah polusi udara, diakuinya, jadi perhatian serius pemerintah. Ia pun telah meminta Kepala BNPB melakukan upaya alternatif dengan melakukan rekayasa cuaca. Sayangnya, BNPB mendapat tantangan dalam menggiring awan hujan di langit Jakarta.
"Karena memang sekarang ini puncak kemarau, sehingga untuk mencegat awan itu agak susah, karena kita belum bisa menggiring, hanya mencegat saja," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
