
Menkes Terawan Terawan Agus Putranto memberikan santunan kepada ahli waris dari tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani pasien Covid-19 di Banjarmasin. Foto : Dokumentasi Kemenkes
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus membagikan santunan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang gugur dalam menangani pasien Covid-19. Sampai saat ini Menkes Terawan Terawan Agus Putranto telah memimpin penyerahan santunan kepada nakes yang gugur di sembilan lokasi.
Perinciannya adalah di RSUP dr Hasan Sadikin, RSUD dr Soetomo, RSPAD Gatot Subroto, dan RSUPN dr Cipto Mangunkusumo. Kemudian RS dr Oen Solo, RS Nahdlatul Ulama Jombang, Pangkalan Udara Militer Sultan Hasanuddin Makassar, Poltekkes Kemenkes Semarang, dan yang terbaru penyerahan santunan di RSUD Ulin Banjarmasin yang dilakukan Jumat (17/7).
Santunan di Banjarmasin itu diserahkan kepada tiga orang ahli waris dari tiga nakes yang gugur dalam penanganan Covid-19. Ketiganya adalah dokter spesialis paru Hasan Zain yang bertugas di RS Islam Banjarmasin. Lalu perawat bernama Untung yang bertugas di RSUD Ulin Banjarmasin, dan Zakaria yang bertugas di Dinas Kesehatan Tanah Laut.
Dana santunan yang diserahkan sebesar Rp 300 juta. Santunan itu diberikan kepada nakes yang meninggal dalam memberikan pelayanan. Kemudian meninggalnya dikarenakan paparan Covid-19 saat bertugas.
Salah satu ahli waris yang menerima santunan itu adalah Gusti Rina. Dia adalah istri dari almarhum Untung S.Kep, Ners, M.Kes, seorang perawat di RSUD Ulin Banjarmasin. Saat menerima santunan tersebut, Rina tidak dapat menahan haru. ’’Terima kasih atas perhatian pemerintah,’’ katanya.
Perhatian tersebut tidak hanya untuk suaminya yang sudah gugur menangani pasien Covid-19. Tetapi juga para nakes lain yang berjuang melawan Covid-19. Dia berharap para nakes yang berjuang membantu pasien Covid-19 diberikan kekuatan. Sehingga pasien yang dirawat bisa sembuh.
Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir mengatakan, dalam kegiatan itu Menkes Terwan tidak hanya memberikan santunan. ’’Tetapi juga memberikan insentif nakes yang bertugas menangani Covid-19,’’ jelasnya. Insentif itu diberikan kepada 42 orang nakes di RSU Bhayangkara, 60 orang nakes di KKP Banjarmasin, dan 42 orang nakes di BBTKLPP Banjarmasin.
Usai penyerahan santunan dan insentif tersebut, Terawan menyampaikan duka yang mendalam kepada para pahlawan tenaga medis. ’’Sungguh menyedihkan bagi kami,’’ jelasnya. Menurut dia perjuangan para nakes luar biasa. Mereka tidak Lelah membantu saudara yang mengidap Covid-19. Bagi Terawan, perjuangan itu wujud dedikasi yang luar biasa. Dia mengatakan santunan dan insentif itu wujud dari perhatian dan penghargaan setinggi-tingginya dari Presiden Joko Widodo untuk para nakes. Supaya para nakes tenaga punya semangat dan dedikasi tinggi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=p7_3EICZLdE
https://www.youtube.com/watch?v=LIjPhRoYHyk
https://www.youtube.com/watch?v=imzFhe5bRkg

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
