Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Juli 2020 | 02.15 WIB

Terima Santunan, Ahli Waris Nakes di Banjarmasin Tak Kuasa Tahan Haru

Menkes Terawan Terawan Agus Putranto memberikan santunan kepada ahli waris dari tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani pasien Covid-19 di Banjarmasin. Foto : Dokumentasi Kemenkes - Image

Menkes Terawan Terawan Agus Putranto memberikan santunan kepada ahli waris dari tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani pasien Covid-19 di Banjarmasin. Foto : Dokumentasi Kemenkes

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus membagikan santunan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang gugur dalam menangani pasien Covid-19. Sampai saat ini Menkes Terawan Terawan Agus Putranto telah memimpin penyerahan santunan kepada nakes yang gugur di sembilan lokasi.

Perinciannya adalah di RSUP dr Hasan Sadikin, RSUD dr Soetomo, RSPAD Gatot Subroto, dan RSUPN dr Cipto Mangunkusumo. Kemudian RS dr Oen Solo, RS Nahdlatul Ulama Jombang, Pangkalan Udara Militer Sultan Hasanuddin Makassar, Poltekkes Kemenkes Semarang, dan yang terbaru penyerahan santunan di RSUD Ulin Banjarmasin yang dilakukan Jumat (17/7).

Santunan di Banjarmasin itu diserahkan kepada tiga orang ahli waris dari tiga nakes yang gugur dalam penanganan Covid-19. Ketiganya adalah dokter spesialis paru Hasan Zain yang bertugas di RS Islam Banjarmasin. Lalu perawat bernama Untung yang bertugas di RSUD Ulin Banjarmasin, dan Zakaria yang bertugas di Dinas Kesehatan Tanah Laut.

Dana santunan yang diserahkan sebesar Rp 300 juta. Santunan itu diberikan kepada nakes yang meninggal dalam memberikan pelayanan. Kemudian meninggalnya dikarenakan paparan Covid-19 saat bertugas.

Salah satu ahli waris yang menerima santunan itu adalah Gusti Rina. Dia adalah istri dari almarhum Untung S.Kep, Ners, M.Kes, seorang perawat di RSUD Ulin Banjarmasin. Saat menerima santunan tersebut, Rina tidak dapat menahan haru. ’’Terima kasih atas perhatian pemerintah,’’ katanya.

Perhatian tersebut tidak hanya untuk suaminya yang sudah gugur menangani pasien Covid-19. Tetapi juga para nakes lain yang berjuang melawan Covid-19. Dia berharap para nakes yang berjuang membantu pasien Covid-19 diberikan kekuatan. Sehingga pasien yang dirawat bisa sembuh.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir mengatakan, dalam kegiatan itu Menkes Terwan tidak hanya memberikan santunan. ’’Tetapi juga memberikan insentif nakes yang bertugas menangani Covid-19,’’ jelasnya. Insentif itu diberikan kepada 42 orang nakes di RSU Bhayangkara, 60 orang nakes di KKP Banjarmasin, dan 42 orang nakes di BBTKLPP Banjarmasin.

Usai penyerahan santunan dan insentif tersebut, Terawan menyampaikan duka yang mendalam kepada para pahlawan tenaga medis. ’’Sungguh menyedihkan bagi kami,’’ jelasnya. Menurut dia perjuangan para nakes luar biasa. Mereka tidak Lelah membantu saudara yang mengidap Covid-19. Bagi Terawan, perjuangan itu wujud dedikasi yang luar biasa. Dia mengatakan santunan dan insentif itu wujud dari perhatian dan penghargaan setinggi-tingginya dari Presiden Joko Widodo untuk para nakes. Supaya para nakes tenaga punya semangat dan dedikasi tinggi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=p7_3EICZLdE

https://www.youtube.com/watch?v=LIjPhRoYHyk

https://www.youtube.com/watch?v=imzFhe5bRkg

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore