Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 November 2018 | 19.29 WIB

Hari Terakhir Evakuasi Lion Air, 1.324 Personel SAR Dikerahkan

Pantauan JawaPos.com di Posko Basarnas, Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, (7/11). Sedikitnya 1.324 personel gabungan dikerahkan pada hari terakhir proses evakuasi - Image

Pantauan JawaPos.com di Posko Basarnas, Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, (7/11). Sedikitnya 1.324 personel gabungan dikerahkan pada hari terakhir proses evakuasi

JawaPos.com - Proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air PK-LQP memasuki hari ke-10, tim search and rescue (SAR) mengerahkan ribuan personel gabungan untuk menemukan korban dan serpihan pesawat yang berada di perairan dan pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.


Pantauan JawaPos.com di Posko Basarnas, Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, (7/11). Sedikitnya 1.324 personel gabungan dikerahkan pada hari terakhir proses evakuasi.


Mereka terdiri dari unsur Basarnas 201 orang, KPLP 131 orang, Bakamla 18 orang, Pertamina 84 orang, Dishub Jakarta 15 orang, PMI 30 orang, Possi 10 orang, Bea Cukai 30 orang, BPPT 42 orang, Indonesia Diver 5 orang, TNI 524 personel, Polri 220 personel, dan potensi SAR gabungan 14 orang.


Selain itu, pada hari ke-10 ini sebanyak 176 orang penyelam melakukan penyisiran di dasar laut untuk menemukan korban, serpihan pesawat, dan black box cockpit voice recorder (CVR) yang masih tertimbun di dasar laut sedalam 30 sampai 40 meter.


Bahkan rencana hari terakhir proses pencarian korban di Pantai Tanjung Pakis diperluas. Untuk wilayah barat difokuskan dari Muara Bungin hingga Cagar Batavia, sedangkan wilayah timur sepanjang Pantai Carakan. Perluasan wilayah itu diperluas hingga sejauh 20 kilometer.


Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi menuturkan, pihaknya akan melakukan evaluasi mengenai kinerja tim SAR gabungan yang telah bekerja selama sembilan hari melakukan evakuasi.


"Akan melihat apakah pencarian korban masih mungkin ditemukan, sudah ajak keluarga korban untuk memahami, supaya mereka tahu apa yang sudah dikerjakan," ujar Syaugi di Kantor Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, (6/11).


Syaugi belum bisa memastikan proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air JT 610 tetap dilanjutkan atau tidak.


"Tergantung evaluasi ya di lapangan maupun kita nanti rapat staf hari ini, penemuan gimana trennya turun atau mendekati," tandasnya.



Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore