Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2023 | 21.46 WIB

Jokowi Puji Perbaikan Jalan di Jawa Tengah yang Sudah 88 Persen

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau perbaikan jalan Solo-Purwodadi yang berada di Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jateng - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau perbaikan jalan Solo-Purwodadi yang berada di Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jateng

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau perbaikan jalan Solo-Purwodadi yang berada di Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu (23/7). Dalam kesempatan ini, Jokowi tampak didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
 
Jokowi menjelaskan, perbaikan jalan Solo-Purwodadi termasuk ke dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023. Ia memuji kemajuan jalan di Jawa Tengah yang mencapai 88 persen, atau bagian dari jalan provinsi sepanjang 2.440 kilometer.
 
"Jawa Tengah saya lihat kemantapan jalannya, jalan provinsinya bagus kalau saya bandingkan di Sumatera rata-rata 68 persen, di sini tadi dapat laporan sudah 88 persen," kata Jokowi di lokasi.
 
 
Jokowi menyebut, nilai kontrak perbaikan jalan Solo-Purwodadi totalnya senilai Rp 97,4 miliar dengan panjang 8,7 kilometer. Menurutnya, dana itu berasal dari alokasi DIPA perbaikan jalan dan infrastruktur nasional tahap I senilai Rp 7,4 triliun 
 
Ia pun mengaku, jalan Solo-Purwodadi sering dilewatinya sejak kecil. Persoalan jalan rusak pun tak kunjung usai lantaran konstruksi tanah jalan tersebut yang labil, sehingga perlu pengerjaan khusus.
 
Karena itu, ia mengharapkan perbaikan jalan Solo-Purwodadi yang menelan biaya cukup mahal dipastikan mendapat kualitasn baik dan memiliki ketahanan untuk jangka panjang. 
 
 
"Tapi memang khusus untuk jalan ini, ini memang saya dari kecil tiap hari saya lewat jalan ini tidak pernah beres. Tapi sekarang kalau konstruksi ini, memang dua kali lebih mahal tapi untuk pemakaian bisa lebih dari 10 tahun, sangat baik," jelas Jokowi.
 
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, kemantapan jalan di Jawa Tengah yang mencapai 88 persen, hampir seluruhnya memiliki kualitas baik.
 
"Jawa Tengah sudah 88 persen jalan mantapnya jadi relatif juga baik. Maka beberapa daerah urgent ini yang kami propose ke Pak Basuki dan hari ini dipenuhi, mudah-mudahan jadi lebih bagus, konstruksinya juga rigid bagus sekali," ucap Ganjar.
 
 
Selama 10 tahun menjadi gubernur, lanjut Ganjar, telah menaikkan anggaran untuk perbaikan jalan dan infrastruktur di Jawa Tengah sebanyak 300 persen. Hal itu pun memicu naiknya tingkat kemantapan jalan keseluruhan.
 
Ganjar meminta jajarannya di tingkat kabupaten dan kota, untuk menyeimbangkan perbaikan jalan dengan pusat dan provinsi agar lebih banyak bantuan-bantuan yang dapat disalurkan. Karena itu, ia meminta masyarakat dapat menikmati dan merasakan hasil pembangunan yang dilakukan pemerintah. Sehingga dapat turut serta meningkatkan perekonomian warga.
 
"Kita dorong juga kawan-kawan di kabupaten kota kalau mau membereskan jangan tanggung-tanggung. Prioritaskan infrastruktur utama agar inline antara pusat, provinsi, kabupaten kota, bahkan sampai ke desa. Mudah-mudahan jadi lebih bagus untuk mengungkit ekonomi," pungkas Ganjar.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore