Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juli 2023 | 23.24 WIB

Kubu Anies Sebut Perbaikan JIS Hanya Buang-buang Anggaran, Minta FIFA Cek Dulu

Jakarta International Stadium (JIS) akan dibenahi sehingga memenuhi standar untuk menjadi venue Piala Dunia U-17 2023. - Image

Jakarta International Stadium (JIS) akan dibenahi sehingga memenuhi standar untuk menjadi venue Piala Dunia U-17 2023.

JawaPos.com - Tim Pemenangan Anies Baswedan, Tatak Ujiyati menilai pemerintah tak perlu mengeluarkan anggaran untuk merenovasi Jakarta Internasional Stadium (JIS) jelang perhelatan Piala Dunia U-17. Hal itu menurutnya hanya akan membuang-buang anggaran saja. 

Tatak menganjurkan, lebih baik pemerintah ataupun PSSI meminta agar pihak FIFA mengecek terlebih dahulu JIS. Biarkan FIFA yang menentukan JIS sudah masuk standarnya atau belum.
 
"Daripada buang-buang anggaran untuk sesuatu yang tidak perlu, kenapa tidak biarkan FIFA mengecek dulu kelayakan JIS?" ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (5/7).
 
"Setelah evaluasi, baru dibenahi jika ada yang perlu dibenahi," tegas Tatak.
 
Namun begitu, hingga sejauh ini, eks TGUPP di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu yakin bahwa seluruh JIS sudah berstandar FIFA.
 
 
Adapun permasalahan yang masih sering dikeluhkan soal JIS, menurutnya hanya soal kantong parkir yang masih minim dan dapat diatasi dengan manajemen traffic yang tepat.
 
"Dulu kan pernah ada uji coba di JIS dengan 70.000 penonton, toh baik-baik saja karena Pemprov DKI dan jajarannya waktu itu bisa mengelola dengan menyediakan kantong-kantong parkir dan mengerahkan transportasi publik dari kantong-kantong parkir ke JIS," pungkas Tatak.
 
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono menyatakan bahwa rumput Jakarta Internasional Stadium (JIS) tak memenuhi standar FIFA untuk pegelaran Piala Dunia U-17 pada November mendatang. Hal itu ia sampaikan saat meninjau JIS bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
 
"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk dalam standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ujarnya kepada wartawan usai meninjau JIS, Selasa (4/7).
 
Oleh karena itu, Basuki mengatakan akan mengganti rumput tersebut sebagai solusi sementara. Dengan begitu, rumput yang digunakan di JIS akan dapat sesuai standar FIFA.
 
 
"Kita akan ganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau. Pak Kamal sebagai ahli agronomi untuk rumput di stadion. Menurut beliau, harus diganti kalau mau 3 bulan bisa dipakai. Itu jangka pendek saja," jelasnya.
 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljo mengatakan bahwa masalah Jakarta Internasional Stadium (JIS) tak hanya rumput. Akses masuk stadion juga bermasalah.
 
"Akses ke stadion yang ada existing sekarang hanya satu. Menurut saya, ini bahaya ya," ujarnya.
 
Oleh karena itu, ia mengatakan mesti ditambah akses masuk ke JIS agar tak terjadi penumpukan saat akan masuk kawasan stadion tersebut.
 
"Jadi akan ditambah lima akses lagi untuk baik jembatan-jembatan penyeberangan, karena kemarin pengalaman Jakmania banyak yanb parkir di Ancol dan kalau mau ke sini harus mutar," ungkapnya.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore