Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Juni 2023 | 23.52 WIB

Presiden Jokowi Cabut Status Pandemi, Hary Tanoe: Artinya Masker Tidak Perlu Lagi

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo di kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/6).(Muhammad Ridwan/ JawaPos.com) - Image

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo di kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/6).(Muhammad Ridwan/ JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia menjadi endemi. Hal ini dilakukan setelah berkurangnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
 
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo merespons positif kabar tersebut. Sehingga ia merasa senang, kini masyarakat tidak lagi harus memakai masker dalam melakukan aktivitas.
 
"Itu hal yang positif, jadi artinya masker tidak perlu lagi. Kita bersyukur bahwa kita mampu mengatasi masalah pandemi Indonesia yang terbaik lah," kata Hary Tanoe di kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/6).
 
"Itu juga merupakan kerja keras dari Pak Jokowi," sambungnya.
 
 
Hary Tanoe menuturkan, dengan dicabutnya status pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia sejak Maret 2020 sehingga kini masyarakat mudah untuk melakukan aktivitas.
 
"Saya harapkan produktivitas nasional meningkat dengan diubahnya menjadi endemi," tegas Hary Tanoe.
 
Presiden Jokowi sebelumnya resmi mencabut status pandemi Covid-19, pada Rabu (21/6). Sehingga, Indonesia kini memasuki endemi setelah selama tiga tahun pada fase pandemi Covid-19.
 
"Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi Covid-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023 pemerintah memutuskan untuk mencabut status pandemi. Kita mulai memasuki masa endemi," ujar Jokowi dalam tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (21/6).
 
 
Kepala negara menyatakan, keputusan untuk mencabut status pandemi ke endemi ini setelah Pemerintah mempertimbangkan rendahnya angka terkonfimasi Covid-19.
 
"Keptusan ini diambil pemerintah dengan mempertimbangkan angka konfirmasi covid-19 mendekati nihil," tegas Jokowi.
 
Jokowi mengungkapkan, hasil survei menujukkan 99 persen masyarkat Indonesia sudah memilki anti body covid-19. Bahkan, WHO juga telah mencabut status public health international concern.
 
Namun, Jokowi meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati, serta menajalankan perilaku hidup sehat dan bersih. 
 
"Tentunya dengan keputusan ini pemerintah berharap perekonomian nasioanal akan bergerak semakin baik dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat," pungkasnya.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore