Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 September 2017 | 00.29 WIB

Sikap Tegas MUI Terhadap Isu Kebangkitan PKI

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnaen mengatakan pihaknya menentang PKI dan komunisme hidup lagi di Indonesia. Sebab, merujuk pada TAP MPRS Nomor 25/1966 PKI jelas dilarang. Bahkan bukan hanya itu leninisme, komunisme, dan marxisme juga dilarang.


"Jadi MUI mengkikuti apa yang sudah menjadi hukum negara," ujar Tengku kepada JawaPos.com, Selasa (19/9).


Sementara itu, Tengku juga berpesan kepada masyarakat untuk mengantisipasi bangkitnya komunisme dan PKI ini di Indonesia. Sebab, PKI memiliki sifat jahat ingin mengubah ideologi Indonesia.


"Kewajiban masyarakat beragama untuk mewaspadai bangkitnya kembali PKI," katanya.


Selain itu, Tengku juga meminta kepada pihak-pihak terkait jangan menggunakan isu PKI untuk menyerang pemerintahan, Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya pemerintah sudah benar dan tidak memiliki kesalahan dalam kasus PKI tersebut.


"Isu PKI ini jangan ditarik ke politik untuk memukul penguasa," pungkasnya.


Sebelumnya, Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen mengatakan PKI sudah terbentuk lengkap dengan struktur kepengurusannya, yakni Wahyu Setiaji sebagai ketua umum dan Teguh Karyani menjadi sekretaris jenderal. Mereka akan bangkit apabila TAP MPRS Nomor 25/21966 tentang Pembubaran PKI dicabut.


Kivlan menambahkan dengan sudah terbentuknya kepengurusan itu. Maka sudah ada kemungkinan suatu saat komunisme bisa bangkit di Indonesia. Oleh sebab itu perlu ada ketegasan dari pemerintah mengungkapkan tidak akan mencabut TAP MPRS ini.‎

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore