Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juni 2022 | 21.15 WIB

Ganjar Bangga Peringatan Hari Lahir Pancasila Dipusatkan di Ende

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo  mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual. Upacara yang berlangsung di Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (101/06/2022) dipimpin langsung Presiden Joko Widodo. - Image

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual. Upacara yang berlangsung di Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (101/06/2022) dipimpin langsung Presiden Joko Widodo.

JawaPos.com  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6). Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang mengikuti upacara secara virtual, mengapresiasi pemilihan Ende untuk pemusatan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Ende menjadi tempat pengasingan Ir Soekarno pada 14 Januari 1934. Tempat ini memiliki rekam sejarah yang berkaitan dengan kelahiran Pancasila.

“Menurut saya bagian yang membuka pikiran, bagaimana sejarah ini divisualkan dalam bentuk upacara di tempat perenungan pertamanya Bung Karno. Dan ini menurut saya suatu yang bagus,” kata Ganjar usai acara.

Ganjar mengatakan, pesan yang disampaikan Presiden Jokowi tentang membumikan Pancasila sangat jelas. Terutama pemimpin, harus memulainya dengan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Dengan spirit gotong royong, rasa-rasanya spirit dari Pancasila itu akan betul-betul bisa membumi, masuk ke dalam pikiran hati sampai berwujud pada tindakan dan perilaku,” papar Ganjar.

Di Jawa Tengah, banyak kegiatan dilakukan untuk mengaktualisasikan Pancasila. Ada Bulan Bung Karno. Kemudian, juga akan dibuat Bulan Pancasila.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam amanatnya mengatakan, Pancasila bukan hanya menyatukan, tapi telah menjadi bintang penuntun ketika bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian.

Presiden mengingatkan Pancasila sebagai dasar negara telah membuat bangsa Indonesia berdiri kokoh.

“Dari kota Ende saya mengajak seluruh anak bangsa untuk sama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai luhur Pancasila dalam berkehidupan masyarakat dan bernegara,” tutur dia.

Photo

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai mengikuti upacara peringatan lahi lahir Pancasila secara virtual. (Istimewa)

Ganjar Pranowo punya cara sendiri dalam merayakan Hari Lahir Pancasila. Di Jawa Tengah, peringatan dilakukan sebulan penuh dengan tajuk kegiatan Bulan Pancasila.

Mengawali Bulan Pancasila, Ganjar memulainya dengan kegiatan meneguhkan kedaulatan bangsa dengan tema "Pancasila dan Multikultural Kaum Milenial Jawa Tengah” di Gradhika Bhakti Praja, Rabu (1/6).

“Hari ini kita buka dengan dialog dengan anak-anak muda dan juga menyiapkan satu bendel acara yang nanti akan dilaksanakan selama satu bulan penuh,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, dialog serupa akan berlangsung di daerah lain. Topiknya beragam. Mulai ekonomi hingga budaya. Seluruhnya melibatkan generasi muda multikultural dan kaum intelektual.

Kegiatan ini, kata Ganjar juga telah sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo dalam pesannya yang meminta seluruh bangsa bersatu membumikan Pancasila.

“Kita harapkan akan bisa betul-betul menghayati dan pancasila bulan bung karno ini kira-kira kalau diimplementasikan dibumikan seperti apa,” ujarnya.

Salah satu dari rangkaian kegiatan ini, juga sekaligus memperingati Bulan Bung Karno. Nantinya akan dilakukan kemah kebangsaan dan pesertanya para mahasiswa dari penjuru negeri di Jateng.

“Bung Karno itu buku resep makanan yang tebal sekali Mustika Rasa, itu nanti akan kita tampilkan dan diharapkan mahasiswa yang ada di Jawa Tengah dari berbagai pulau dan suku, mereka akan membawakan masakannya masing-masing,” katanya.

Ganjar berharap dengan kegiatan Bulan Pancasila ini, menjadi tempat bagi para intelektual anak muda untuk diskusi.

“Jadi pokoknya pengertian berdaulat dalam bidang politik didiskusikan, berdikari dalam bidang ekonominya kita dorong agar ekonomi bisa tumbuh, kepribadian dalam kebudayaannya pun kita ajak para budayawan untuk turut serta berbicara hal yg sifatnya kontekstual kekinian dan lebih banyak melibatkan peran masyarakat,” tandasnya.(bay/ria)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore