Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2026 | 05.12 WIB

Ancestors Hadirkan Kisah Mengharukan tentang Krisis AIDS di London 1980-an

Leanne sullivan (variety)

JawaPos.com – Film Ancestors bawa penonton ke London pada 1988, ketika komunitas LGBTQ+ masih menghadapi bayang-bayang krisis AIDS.

Menurut ulasan Variety, film debut David Turpin ini memadukan drama emosional dengan atmosfer misterius untuk menggambarkan hubungan antargenerasi, kehilangan, serta ketakutan yang membayangi kehidupan kaum gay pada masa tersebut.

Cerita berpusat pada Beau, seorang pria Irlandia yang diperankan Éanna Hardwicke. Ia bekerja di sebuah kafe milik Maurice, karakter yang dimainkan Rupert Everett.

Kehidupan Beau berubah ketika ia bertemu Tiny, pemuda berusia 20 tahun yang diperankan Jack Wolfe. Hubungan keduanya berkembang menjadi persahabatan yang erat, tanpa dibangun melalui ketertarikan romantis.

Ketika Tiny diketahui mengidap AIDS dan kemudian menghilang, Beau berusaha mencarinya di tengah kehidupan malam London.

Pencarian tersebut perlahan berubah menjadi perjalanan emosional yang mempertemukan masa lalu, kenyataan, mimpi, dan bayangan kematian.

Film ini menggunakan perpindahan waktu serta visual hitam-putih untuk memperkuat kesan seperti berada di antara dunia kehidupan dan kematian.

Penampilan Éanna Hardwicke menjadi salah satu elemen penting dalam film. Sebagai Beau, ia menggambarkan karakter yang tampak tenang tetapi menyimpan kecemasan dan ketakutan mendalam.

Kehilangan yang terus menghampiri membuat sisi rapuh Beau perlahan muncul, sekaligus memperlihatkan bagaimana krisis AIDS tidak hanya berdampak pada mereka yang terinfeksi, tetapi juga orang-orang yang berada di sekelilingnya.

Ancestors juga memasukkan elemen fantasi melalui kemunculan Gloria, karakter yang diperankan Christina Hendricks.

Sosok tersebut terhubung dengan koleksi bintang film klasik milik Maurice dan menjadi bagian dari rangkaian adegan yang mengaburkan batas antara kenyataan dan alam setelah kematian.

Pendekatan ini membuat film terasa seperti elegi bagi generasi LGBTQ+ yang kehilangan banyak anggotanya akibat krisis AIDS.

Ancestors melakukan pemutaran perdana di Toronto International Film Festival 2026 dan menjadi debut penyutradaraan David Turpin dalam film panjang.

Film tersebut menghadirkan kisah tentang bagaimana kenangan dan kehidupan mereka yang telah pergi tetap diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus menjadi potret komunitas yang berusaha bertahan di tengah periode penuh ketakutan dan kehilangan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore