Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2026 | 19.37 WIB

Genap 10 Tahun, SF9 Kembali ke Titik Awal Lewat Album 'TENACITY' 

SF9 (x @koreansales_twt) - Image

SF9 (x @koreansales_twt)


JawaPos.com – SF9 memasuki babak baru setelah genap 10 tahun berkarier di industri K-pop. Menurut laporan Dispatch, SF9 menggelar media showcase untuk merayakan perilisan album penuh kedua, 'TENACITY', pada 26 Agustus di Cube Convention Center, Mapo-gu, Seoul.

Setelah satu dekade penuh perubahan, grup ini memilih kembali ke titik awal dengan membawa semangat debut, tetapi dalam warna musik yang semakin luas.

'TENACITY' menjadi album yang merangkum perjalanan SF9 selama 10 tahun sekaligus menggambarkan tekad mereka untuk terus bergerak maju. Judulnya mengandung makna ketekunan dan kegigihan, sekaligus menjadi simbol perayaan satu dekade sejak debut.

Jaeyoon mengungkapkan bahwa para anggota sudah lama menginginkan album penuh dan mencurahkan seluruh energi mereka, mulai dari rekaman, koreografi, hingga proses syuting.

Album ini berisi 10 lagu, yaitu “Without Wings”, “Curtain Call”, “Pressure”, “One More Kiss”, “Cross My Mind”, “Too Easy”, “Mr. Bang Bang”, “Best Mistake”, “Real From the Fake”, dan “Do You Want Me”.

Lagu utama “Without Wings” mengusung genre Afrobeat pop dengan groove ritmis dan sentuhan pop modern. Vokal khas SF9 turut memperkuat energi lagu yang membawa pesan tentang keberanian untuk kembali terbang meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Pesan tersebut terasa semakin personal karena menjadi gambaran perjalanan SF9 selama satu dekade. Inseong menjelaskan bahwa “Without Wings” bercerita mengenai bagaimana seseorang dapat menghadapi berbagai batasan dalam hidup dan tetap berusaha melampauinya.

Sementara itu, anggota SF9 juga memberikan sentuhan pribadi dalam album dengan Youngbin, Hwiyoung, dan Chani terlibat dalam penulisan lirik sejumlah lagu.

Proses pengerjaan album berlangsung di tengah jadwal yang padat. Hwiyoung bahkan menulis lirik ketika bepergian bersama Chani untuk menghadiri fan meeting di Jepang, sementara Chani mengaku kerap mencari inspirasi sebelum tidur dan menggunakan drama atau film untuk membayangkan pengalaman yang belum pernah ia rasakan sendiri.

Bagi Youngbin, musik kini bukan lagi sekadar tentang membuat lirik yang terlihat bagus, melainkan bagaimana menciptakan sesuatu yang dapat membuat pendengar merasa terhubung.

Sepuluh tahun perjalanan tersebut juga membuat SF9 semakin memahami satu sama lain. Youngbin menyebut fleksibilitas sebagai salah satu perubahan terbesar dalam grup, sementara Inseong menilai kesamaan tujuan dan dukungan dari fandom Fantasy menjadi kekuatan yang menjaga mereka tetap bersama.

Namun, mereka mengaku masih memiliki ambisi besar. Dawon menyebut dirinya belum puas dengan pencapaian yang diraih, sedangkan Inseong bahkan berharap SF9 dapat terus bertahan hingga ulang tahun debut ke-60. Lewat 'TENACITY', SF9 pun menegaskan bahwa satu dekade bukanlah garis akhir, melainkan awal baru untuk kembali terbang “tanpa sayap”.

 
 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore