
Vino G. Bastian membintangi film Tanah Runtuh. (istimewa)
JawaPos.com - Film Tanah Runtuh dibintangi Vino G. Bastian dengan mengangkat cerita anak dan sisi kemanusiaan sebagai unsur penting dalam cerita. Film arahan sutradara Rudi Soedjarwo tersebut menghadirkan dua pemain anak yaitu Yoan Cocohamida sebagai Kai dan Ridho Khaliq sebagai Ringgo.
Vino G. Bastian melayangkan bantahan terkait spekulasi liar yang beredar bahwa film Tanah Runtuh mengeksploitasi anak dengan down syndrome untuk komersialisasi film. Bagi Vino, terlalu dangkal untuk berpikiran seperti itu.
"Jangan diputarbalikkan bahwa Ringgo menjadi senjata komersial, nggak, sama sekali kita nggak pernah berpikir seperti itu dari awal," ujar Vino G. Bastian di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Kamis (18/6).
Dia mengatakan, keberadaan karakter anak dalam konflik mencerminkan situasi bahwa anak-anak juga terkena dampak orang-orang dewasa. Vino G. Bastian menaruh harapan para penonton dapat mengambil pelajaran dari film Tanah Runtuh.
"Tapi justru keberadaannya membuka mata kita bahwa mereka patut diberdayakan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan lewat film ini kita semua terbuka hati dan pikirannya," ujar Vino G. Bastian.
Bagi Vino, film Tanah Runtuh sangat menarik karena mengangkat tema anak. Meski film ini tidak dapat dikategorikan sebagai film anak, akan tetapi ini mengisi kekosongan film tentang anak yang sederhana namun cukup dalam. Bukan tentang mimpi-mimpi anak, tapi tentang sesuatu yang terjadi pada diri mereka.
"Dia nggak tahu mau ke mana, ada apa ini? Kenapa orang dewasa berantem? Kenapa orang dewasa berkonflik? Kenapa tiba-tiba nggak boleh keluar rumah? Sesederhana itu," kata Vino G. Bastian.
Film Tanah Runtuh diangkat dari konflik yang pernah terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Bukan untuk memecah belah lewat konflik agama, film ini diangkat justru dengan semangat persatuan dan sisi kemanusiaan dalam konflik yang pernah terjadi di Indonesia.
Sutradara Rudi Soedjarwo mengatakan, film Tanah Runtuh menggambarkan situasi ketika hidup di wilayah konflik dimana keselamatan nyawa dan harta benda sama sekali tidak aman karena bisa hilang kapan saja. Ancaman itu bukan hanya pada orang dewasa, tapi juga mengancam anak-anak.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
