Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Juni 2026 | 01.47 WIB

Menteri Ekraf Sebut Garuda di Dadaku Tunjukkan Lompatan Animasi Indonesia ke Panggung Dunia

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berfoto bersama para kreator dan pengisi suara film animasi Garuda di Dadaku usai screening di Jakarta. (Istimewa) - Image

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berfoto bersama para kreator dan pengisi suara film animasi Garuda di Dadaku usai screening di Jakarta. (Istimewa)

 


JawaPos.com - Film animasi Garuda di Dadaku mendapat apresiasi dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menghadiri screening jelang penayangannya pada 11 Juni 2026.

Menurutnya, film tersebut menjadi gambaran perkembangan industri animasi nasional yang semakin matang dalam menghadirkan karya berbasis intellectual property (IP) lokal.

“Industri animasi kita mampu mandiri sebagai produser utama kekayaan intelektual yang kompetitif di panggung internasional,” ujar Teuku Riefky di Plaza Indonesia, Jakarta.

Ia menilai kualitas visual yang ditampilkan Garuda di Dadaku menunjukkan peningkatan signifikan. Adegan olahraga yang dinamis dan sinematografi digital yang detail menjadi bukti kemampuan animator Indonesia dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing dengan produksi global.

Teuku Riefky optimistis kehadiran film ini dapat memberikan dampak positif bagi subsektor film dan animasi nasional. Keberhasilan Garuda di Dadaku diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak IP lokal yang mampu menembus pasar internasional.

Menurutnya, capaian tersebut juga dapat memotivasi para sineas dan pelaku industri kreatif di berbagai daerah untuk terus menghasilkan karya berkualitas yang mendapat tempat di pasar domestik maupun global.

Selain aspek industri kreatif, Teuku Riefky meyakini kesuksesan film ini berpotensi menciptakan efek ekonomi yang luas.

Screening film tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, di antaranya Erick Thohir, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ratu Ayu Isyana Bagoes, serta Diaz Faisal Malik Hendropiyono.

Sementara itu, sutradara film, Ronny Gani, menyebut Garuda di Dadaku merupakan IP yang telah tumbuh bersama berbagai generasi penonton Indonesia.

“Masuknya film ini ke kompetisi animasi Shanghai International Film Festival menjadi bukti besarnya potensi industri animasi nasional,” kata Ronny.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore