
Neon Genesis Evangelion. (Istimewa)
JawaPos.com - Di permukaan, Neon Genesis Evangelion mungkin tidak lebih dari sebuah anime yang mengisahkan pertarungan manusia melawan alien menggunakan robot raksasa. Namun di balik visual spektakulernya, anime mahakarya Hideaki Anno ini justru dikenal sebagai salah satu eksplorasi paling jujur tentang kesehatan mental manusia.
Lebih dari dua dekade sejak penayangannya pada 1995 sebelum kemudian di-reboot menjadi empat film layar lebar terpisah dengan tema Rebuild of Evangelion pada 2007-2021, tema-tema yang diangkat Evangelion terasa semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran global terhadap isu mental illness.
Mari kita bedah:
Karakter utama Evangelion, Shinji Ikari, adalah potret nyata dari individu yang bergulat dengan depresi yang berkecamuk dalam dirinya. Sosok Shinji menjadi sangat menarik karena ia merupakan anti-tesis dari protagonis generik pada umumnya.
Shinji bukanlah seorang jagoan konvensional yang umumnya digambarkan sebagai karakter yang tangguh dan berkharisma. Alih-alih demikian, Shinji justru dihadirkan sebagai sosok anak muda yang lemah, tidak merasa layak dalam kehidupan sosial, takut akan penolakan dan punya keinginan untuk menghilang dari tekanan dunia.
Dalam banyak hal, kondisi ini mencerminkan apa yang dalam pendekatan terapi kognitif-perilaku (CBT) disebut sebagai pola pikir disfungsional, yaitu cara berpikir yang memperkuat kecemasan dan depresi.
Psikolog Aaron Beck, pelopor CBT, pernah menegaskan bahwa, "Cara kita berpikir sangat menentukan bagaimana kita merasa dan bertindak,”.
Dalam konteks ini, Shinji bukan sekadar anak yang bermental lemah, tetapi seorang yang terjebak dalam siklus pikiran negatif yang membuatnya sulit melihat nilai dirinya sendiri. "Apakah aku pantas berada di sini?" adalah sebuah pertanyaan berulang yang kerap muncul di kepalanya.
Di kehidupan nyata era modern, pertanyaan tersebut juga bergema di kalangan generasi muda yang menghadapi tekanan sosial, ekspektasi tinggi, dan krisis identitas.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
