
Poster film Legally Blonde (2001) (IMDb)
JawaPos.com - Penampilan sering kali menjadi hal pertama yang dilihat dan dinilai oleh orang-orang di sekitar kita. Mulai dari gaya berpakaian, warna rambut, pilihan sepatu, hingga cara kita berjalan, semua itu menjadi dasar bagi orang lain untuk membentuk opini mereka sendiri.
Sayangnya, penilaian ini bersifat sangat subjektif karena mereka tidak benar-benar mengenal sosok yang sedang mereka hakimi.
Salah satu contoh nyatanya adalah bagaimana rambut pirang, terutama pada perempuan sering kali dianggap sebagai indikator tingkat kecerdasan yang rendah. Fenomena inilah yang melahirkan stereotipe merendahkan yang kita kenal dengan istilah "dumb blonde" atau si pirang bodoh.
Bahkan karakter Elle Woods (diperankan oleh Reese Witherspoon) dalam film Legally Blonde awalnya digambarkan sebagai sosok yang seolah membenarkan stigma tersebut.
Ia adalah anak dari keluarga kaya, karena itu ia tidak perlu memikirkan keuangannya. Elle juga ketua anggota sororitas Delta Nu yang memperlakukan sesama anggotanya bak saudara sendiri. Elle bahkan meraih posisi ranking satu di sekolah desainnya.
Tidak hanya itu, Elle pada dasarnya memiliki sifat yang sangat baik dan ramah, membuatnya dengan mudah berteman dengan orang-orang di sekitarnya.
Namun, semua itu berubah ketika Warner (Matthew Davis), pacarnya memutuskannya. Warner akan pindah sekolah ke Harvard untuk menempuh jurusan hukum. Menurutnya, Elle akan menjadi beban.
Akibatnya Elle patah hati dan menjadi murung. Untungnya ia mendapatkan bantuan dari teman-teman sororitasnya, Margot (Jessica Cauffiel) dan Serena (Alanna Ubach), untuk mendapatkan Warner kembali.
Elle memutuskan untuk menyusul Warner ke Harvard, yang juga berarti Elle harus masuk ke sekolah hukum pula.
Elle belajar dan berusaha dengan sangat keras untuk lolos LSAT, ujian masuk sekolah hukum. Perlu diketahui, Harvard adalah salah satu sekolah terbaik dan hanya menerima murid-murid terbaik pula. Elle lolos dengan skor nilai hampir sempurna.
Pada saat itu, mahasiswa jurusan hukum sering dilihat sebagai anak-anak yang membosankan, tidak bisa bergaya, dan sangat disiplin.
Elle adalah kebalikan dari semua itu, ia mewarnai kukunya, mengenakan pakaian cerah dan dengan semangat mencari teman. Karenanya, Elle menjadi sangat menonjol.
Ketika Elle sampai di Harvard, ia mendapati bahwa Warner sudah memiliki pacar baru, Vivian (Selma Blair), bahkan mereka berdua sudah bertunangan. Tidak hanya itu, mereka berdua memiliki tingkat pengetahuan dalam hukum yang sangat berbeda.
Elle beberapa kali juga menjadi sasaran para dosen. Namun pertanyaan-pertanyaan berat mereka perlahan-lahan membuat Elle berkembang jauh lebih pesat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
