
Dua versi poster film Hidden Figures (2016) (IMDb dan Rottentomatoes.com)
JawaPos.com - Mereka yang mengetahui sejarah politik internasional pasti tidak asing dengan Perang Dingin. Dalam perang ini, tidak ada aksi tembak menembak menggunakan senjata, namun ada persaingan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet dimana mereka memperadukan ideologi mereka, yaitu kapitalisme dan komunisme.
Karena tidak ada konfrontasi terbuka antara kedua belah pihak, mereka sering melakukan spionase, perlombaan senjata dan melakukan perang kecil-kecilan di tempat lain.
Salah satu area pertandingan ini adalah luar angkasa. Uni Soviet dan Amerika Serikat sejak tahun 60-an berlomba-lomba menguasai langit dengan membangun pesawat-pesawat roket luar angkasa.
Amerika Serikat memiliki banyak sekali tokoh berpengaruh dalam sejarah teknik luar angkasanya, namun sebagian besar dari mereka sering kali dilupakan. Atau dengan sengaja tidak mencatat peran mereka.
Baca Juga: Sinopsis Film The Book Thief (2013): Keingintahuan Seorang Anak-Anak pada Masa Perang Dunia Kedua
Katherine Goble Johnson (Taraji P. Henson), seorang ahli matematika, bekerja di NASA bersama kedua teman dekatnya, Mary Jackson (Janelle Monae) dan Dorothy Vaughan (Octavia Spencer).
Mereka bertiga bekerja sebagai asisten "komputer" di area yang tersegregasi. Pada masa itu, masih dipraktekkan pemisahan antara warna kulit, sehingga Katherine, Mary dan Dorothy ditempatkan di area paling jauh karena mereka memiliki kulit gelap.
Suatu hari Katherine dan Mary dipindahkan ke divisi-divisi baru. Katherine dipindahkan ke Space Task Group, dimana ia akan membantu menghitung seluruh perhitungan yang dibutuhkan agar pesawat mereka dapat lepas landas dan mendarat dengan selamat. Sedangkan Mary ditempatkan di divisi yang sangat ia inginkan, yaitu teknisi pesawat roket. Tentunya mereka berdua menjadi perempuan kulit gelap pertama di sana.
Di kedua tempat baru ini, Katherine dan Mary harus menghadapi diskriminasi. Tidak hanya karena mereka berkulit gelap, tapi juga karena mereka perempuan.
Tidak hanya para rekan-rekannya tidak mau berbagi kopi dengan teko yang sama, Katherine harus berlari-lari dari kantor barunya kembali ke gedung lamanya hanya karena tidak ada kamar kecil untuk pegawai kulit berwarna di gedung tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
