
Musisi sekaligus DJ Whisnu Santika bakal tampil di festival musik elektronik Tomorrowland Belgium 2026. (Istimewa)
JawaPos.com-Whisnu Santika kembali menggebrak industri musik Tanah Air dengan capaiannya. Musisi sekaligus DJ berusia 33 tahun itu kembali dipercaya mengisi panggung festival musik elektronik (EDM) terbesar dan ikonik dunia, Tomorrowland Belgium 2026.
“Bagi saya, kembali diundang bermain di Tomorrowland bukan sekedar pencapaian. Melainkan sebuah proses pembelajaran,” kata Whisnu lewat keterangan tertulisnya kepada Jawa Pos.
Dia menjadikan kesempatan tersebut bukan cuma sekedar ajang untuk tampil. Namun, mengeksplore beragam genre musik lain lebih dalam dengan memperluas referensi maupun menggali perspektif baru.
“Sekaligus juga wadah untuk menampilkan musik saya supaya bisa menjangkau audiens yang lebih luas,” tutur Whisnu.
Ini bukan kali pertama dirinya diundang di acara serupa. Sebelumnya, dia pernah manggung di Tomorrowland pada pertengahan 2024.
Keterlibatannya kali ini seolah menjadi bukti konsistensi dan kualitas musik maupun artistik karya-karya yang dilahirkan Whisnu. Bagi dia, tampil lagi di Tomorrowland untuk kali kedua juga merupakan wujud apresiasi atas profesionalitas dan kredibilitasnya sebagai musisi dalam menjaga relevansi lanskap musik elektronik yang terus berubah.
“Ini bukan soal menunjukkan seberapa sering tampil di sana, tapi kepercayaan untuk tetap menjadi bagian dari cinta mereka. Itu yang paling membanggakan,” papar Whisnu.
Lebih dari itu, kehadirannya di Tomorrowland juga memengaruhi ekosistem musik elektronik Indonesia. Menunjukkan bahwa Indonesia juga produsen talenta kreatif yang diperhitungkan. Mengingat saat ini tengah didominasi musisi Amerika Utara dan Eropa.
Pencipta lagu Yalla Habibi itu menyebut, capaian tersebut bukan cuma karena kerja kerasnya semata. Namun, juga merupakan hasil dari perjalanan kolektif dari jajaran tim maupun stakeholder terkait yang mendukung karir bermusiknya.
“Saya selalu merasa membawa nama yang lebih besar dari diri saya sendiri. Ada komunitas, skena, dan banyak musisi Indonesia yang tumbuh bersama. Semoga kepercayaan ini bisa membuka jalan yang lebih lebar untuk mereka,” jelas Whisnu.
Tomorrowland Belgium 2026 dijadwalkan bakal berlangsung selama dua akhir pekan, yaitu pada 17–19 Juli dan 24–26 Juli 2026 di Boom, Belgia. Bukan cuma dikenal karena skala produksinya, festival tersebut juga dianggap sebagai simpul pertemuan musik, seni visual, teknologi, dan pariwisata global.
Tomorrowland menjadi penanda bagaimana musik elektronik berkembang sebagai industri budaya. Di mana karya, identitas, dan pengalaman menjadi nilai utama dengan proses kurasi yang sangat ketat juga selektif.
Ratusan DJ dari berbagai belahan dunia setiap tahunnya dipilih untuk tampil di lebih dari 15 panggung tematik dengan jumlah penonton mencapai ratusan ribu.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
