
Jumpa pers IMA 2025 di bilangan Kebon Jeruk Jakarta Barat. (istimewa)
JawaPos.com - Ajang pemberian penghargaan untuk insan musik Tanah Air, Indonesian Music Award atau IMA 2025, digelar dengan menghadirkan dua kategori baru. Keduanya yaitu Music Festival Of The Year dan Sinergi Suara Award.
Hadirnya Kategori Music Festival Of The Year untuk tujuan memberikan apresiasi kepada penyelenggara festival musik yang dianggap berjasa dalam menciptakan ekosistem positif di industri musik Indonesia.
Untuk kategori Music Festival Of The Year, nominasinya adalah Pestapora, Prambanan Jazz, Soundfest, Synchronize Fest, dan The Sound Project.
Kategori Sinergi Suara Awards muncul sebagai bagian dari program kolaboratif antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersama Pophariini dan Langit Musik, yang memberikan akses kurasi, edukasi, dan promosi bagi musisi terpilih yang melakukan submission di 5 kota, yaitu Makassar, Medan, Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar.
“Di IMA 2025 ada kategori baru. Ini menunjukkan bahwa Indonesian Music Awards terus berkembang melihat industri, melihat apa yang disukai masyarakat umum,” kata Dini Putri selaku Chief Programming Officer RCTI dalam jumpa pers di bilangan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Rabu (12/11).
Kiki Aulia Ucup selaku Festival Director Pestapora menyambut positif atas hadirnya kategori baru dalam penyelenggaraan IMA 2025. Menurut dia, nominasi Music Festival Of The Year bisa melecut kreativitas dan inovasi baru bagi penyelenggara festival musik di masa yang akan datang.
“Senang akhirnya ada penghargaan kategori ini. Sebenarnya festival musik itu wadahnya, kalau dikompetisikan akan sangat sulit. Tapi ini membuat kami semakin berinovasi ke depannya,” ungkap Kiki Aulia Ucup.
Aldila Karina Putri selaku Director of Communications Synchronize mengungkapkan hal senada. Menurutnya, penyelenggara festival musik tidak pernah merasa bersaing satu sama lain. Mereka hanya menyediakan wadah bagi para musisi untuk tampil dan berinteraksi secara langsung dengan para penggemarnya di atas panggung
“Kategori baru di IMA ini bagus, kita apresiasi. Tapi sebenarnya kehadiran festival musik itu bukan untuk persaingan, tapi wadah bagi teman-teman musisi," ungkapnya.
Penyelenggaraan Indonesian Music Awards (IMA) 2025 memiliki 15 kategori dengan klasifikasi 13 kategori utama dan 2 kategori spesial.
Proses seleksi nominasi IMA 2025 dilakukan secara ketat berdasarkan data pada grafik popularitas lagu melalui platform Langit Musik untuk periode 2024-2025.
Selain itu, juga berdasarkan penilaian kualitatif guna memastikan nominasi yang ada tetap relevan, akurat, dan adil, serta mencerminkan sirkulasi lagu pada periode tersebut.
Penilaian seluruh kategori didasarkan pada karya, pengaruh, dan kontribusi musisi terhadap perkembangan musik Indonesia.
Adapun malam Puncak IMA 2025 akan digelar pada Jumat, 19 Desember 2025 mendatang. Tak hanya dimeriahkan pemberian penghargaan untuk masing-masing kategori, acara juga akan dimeriahkan oleh deretan musisi terkenal yang akan tambuk memberikan hiburan bagi penonton dan masyarakat.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
