
Poster film The Unholy (2021) Dok. IMDb)
JawaPos.com - Terkadang kita mendapatkan nama dengan arti besar dalam suatu hal yang kita tidak familiar. Seperti nama-nama dari budaya lain yang sangat berbeda dari budaya asal kita. Karena itu, ada nama-nama yang memiliki makna sangat dalam bagi beberapa orang.
Globalisasi membuat kita dapat melihat dan mempelajari hal-hal yang tidak dapat kita temui dari jarak dekat. Dengan itu pula kita dapat mengetahui nama-nama dari bahasa atau budaya lain.
Banyak nama-nama dari budaya lain terasa menarik dan eksotis, sehingga tidak jarang ditemukan pada orang-orang dari latar belakang yang jauh berbeda.
Nama Mary, atau Maria, dapat sering ditemukan pada banyak sekali orang-orang dari berbagai latar belakang. Walaupun nama ini memiliki arti religius di agama Kristen, nama ini berasal dari bahasa Yahudi 'Miryam'.
Namun, karena nama itu sangat suci, belum tentu setiap pemilik nama Mary atau Maria memiliki sifat yang baik.
Dalam film 'The Unholy' (2021), ada seorang perempuan yang juga memiliki nama tersebut. Tapi sifatnya sangat berbeda dari Mary yang setiap orang kenal.
Gerry Fenn (Jeffrey Dean Morgan) adalah seorang jurnalis dengan reputasi buruk, ia biasanya bekerja dalam bidang supranatural. Sehingga ia berkeliling negara untuk meliput fenomena-fenomena aneh.
Ia ditugaskan ke Boston, dimana terjadi sebuah fenomena aneh yang ternyata hanya lelucon anak-anak sekitar. Saat Gerry hendak pulang, ia malah menemukan boneka aneh dan dengan sengaja menghancurkannya demi bahan liputan. Hal itu malah menjadi kesalahan terbesarnya.
Gerry tiba-tiba mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanannya, untungnya ia ditolong oleh Alice (Cricket Brown), kerabat Pastor Hagan (William Sadler) dari gereja Katolik lokal. Dari pastur tersebut Gerry mengetahui bahwa Alice tidak dapat mendengar dan tidak dapat berbicara.
Tapi, Gerry tahu bahwa ia mendengar Alice berbicara saat ia menolongnya. Gerry memutuskan untuk menetap dan menginvestigasi Alice.
Besoknya, Alice mengagetkan satu kota karena ia tiba-tiba dapat berbicara, dan Alice berkata ia disembuhkan oleh Sang Perawan Maria. Akibatnya kesembuhan Alice menjadi sorotan media dan perhatian Vatikan.
Alice juga dapat menciptakan mukjizat-mukjizat kesembuhan lainnya kepada orang-orang yang dapat kepadanya. Tapi, saat ia menyembuhkan orang-orang tersebut, patung Bunda Maria di dalam gereja tiba-tiba mengucurkan tangisan darah.
Alice bercerita kepada Gerry, yang makin menjadi dekat dengannya, bahwa ia berbicara dengan sosok bernama Maria. Alice yang dibesarkan Katolik, hanya mengetahui satu entitas yang bernama Maria, yaitu Sang Bunda.
Mencurigai mukjizat-mukjizat ini, Gerry dan Pastor Hagan menyelidiki fenomena tersebut. Dan mereka menemukan sesosok bernama Mary, atau Maria, yang juga sempat menciptakan kesembuhan-kesembuhan di kota tersebut.
Film ini mengajarkan bahwa sifat skeptis bukanlah sesuatu yang buruk. Terutama pada fenomena yang tidak kita mengerti.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
