
Poster resmi film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel yang akan tayang di bioskop 4 Desember 2025. (Dok. Cinema21)
JawaPos.com - Perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, produksi Umbara Brothers Film.
Film bergenre drama, thriller, dan crime ini mengangkat kisah perjuangan seorang ayah yang berusaha menyelamatkan anaknya dari penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat tinggi negara.
Film Ozora diproduseri oleh Indah Destriana dan Anggy Umbara, dengan sutradara Anggy Umbara dan Bounty Umbara. Naskah film ini ditulis oleh Ardi & Tata Rak Buku bersama Anggy Umbara.
Film ini menampilkan sejumlah aktor ternama seperti Chicco Jerikho, Muzakki Ramdhan, Tika Bravani, Erdin Werdrayana, Mathias Muchus, Donny Damara,Annisa Kaila, Arsyall Azizan, Hana Saraswati,Jenny Zhang, Sinyo, dan Rizky Hanggono.
Dilansir dari Cinema21, film ini berpusat pada Chicco Jerikho yang berperan sebagai Jonathan, seorang ayah yang berjuang menyelamatkan anaknya, David Ozora, diperankan oleh Muzakki Ramdhan.
David menjadi korban penganiayaan yang bernama Dennis yang diperankan oleh Erdin Werdrayana, seorang anak seorang pejabat tinggi negara, hingga membuatnya koma.
Kondisi David pun viral dan mendapat perhatian luas dari masyarakat Indonesia. Berbagai kalangan, lintas agama dan kepercayaannya, bersama-sama mengadakan doa mengharapkan mendapatkan mukjizat agar David kembali pulih.
Jonathan tidak berhenti berusaha menuntut keadilan untuk anaknya. Kedudukan ayah Dennis, yang mengaku sebagai penguasa Jakarta Selatan, membuat proses hukum semakin sulit.
Selain itu, Jonathan mendapat dukungan dari sahabat-sahabatnya. Tika Bravani yang memerankan Melissa, sahabat dekat Jonathan, sementara Rizky Hanggono yang menjadi Rustam, mereka dua sahabat yang setia mendampingi Jonathan untuk mendapatkan keadilan.
Dennis, diperankan oleh Erdin Werdrayana, digambarkan terus mendapatkan perlindungan dan keringanan dari sistem hukum yang dipertanyakan integritasnya dalam menerapkan hukum.
Adegan-adegan dalam film ini memperlihatkan Jonathan harus menghadapi berbagai tekanan dari pihak-pihak yang berusaha menghambat dalam memperjuangkan keadilan untuk anaknya.
Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel menyampaikan makna mendalam tentang keberanian, kebersamaan, dan perjuangan melawan ketidakadilan.
Film ini juga mencerminkan situasi nyata yang sering terjadi di Indonesia, yang dimana perjuangan untuk mencari keadilan sering terhalang oleh kekuasaan dan kepentingan.
Jangan lupa saksikan film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel pada tanggal 4 Desember 2025 di bioskop seluruh Indonesia. (*)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
