
Ilustrasi drama China Smile Code
JawaPos.com - Film Drama Vertikal atau Drama China memang bertumbuh sangat pesat dalam beberapa tahun belakangan di sejumlah negara. Dracin juga sempat menjangkiti masyarakat di Tanah Air.
Dengan berbagai cerita cukup kaya yang dieksplorasi dengan durasi video setiap episodenya pendek kurang lebih 3 menit saja, Drama China mendapat tempat di hati banyak orang dengan pertumbuhan yang sangat pesat, berdasarkan laporan The Micro-Drama Economy 2025 yang dirilis Media Partners Asia (MPA).
Pertumbuhan yang cukup signifikan tersebut terbukti secara nyata dari pendapatan Drama China yang terus melonjak setiap tahunnya. Tahun ini berhasil mencapai USD 9,4 miliar atau Rp 156,06 triliun.
Yang cukup mengejutkan, tren pertumbuhan Drama China diprediksikan akan terus menanjak setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2030 nanti, diperkirakan pendapatan Drama Mikro asal Tiongkok akan mencapai USD 16,2 miliar atau sekitar Rp 265,07 triliun.
Drama China unggul dibandingkan dengan Drama Mikro dari sejumlah negara lain secara global. Drama Mikro Jepang misalnya, berhasil mendapatkan penghasilan sekitar USD 267 juta atau Rp 4,42 triliun di tahun ini. Adapun Drama Mikro Korea hanya mendapatkan keuntungan sekitar USD 109 juta atau Rp 1,81 triliun di tahun 2025.
Untuk tahun 2030, Drama Mikro Korea diperkirakan akan mendapat keuntungan sekitar USD 886 juta atau Rp 14,68 triliun. Sedangkan Drama Mikro Jepang diproyeksikan mendapatkan penghasilan sekitar USD 1,2 miliar atau Rp 19,88 triliun pada tahun 2025.
Penghasilan tersebut, salah satunya didapatkan dari negara Indonesia dimana penghasilan Drama Mikro mencapai USD 66 juta atau Rp 1,09 triliun pada tahun 2025.
Media Partners Asia (MPA) tertarik melakukan kajian secara mendalam pada Drama China karena pertumbuhannya sangat cepat. Laporan tersebut memetakan perkembangan pesat Dracin dan ekspansi globalnya dengan data, prakiraan, dan analisis untuk memandu perencanaan strategis, investasi, dan perbandingan secara kompetitif.
Wawasan dan data utama tersebut meliputi ukuran pasar dan perkiraan pendapatan hingga tahun 2030, model bisnis (periklanan, langganan, perdagangan), profil platform dengan analisis pendapatan (pangsa pasar, dan profitabilitas), peluang strategis bagi investor, streamer, studio, dan lain-lain.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
