
Bocoran film Mengejar Restu yang akan tayang jelang liburan akhir tahun. (Istimewa)
JawaPos.com - Menjelang tutup tahun 2025, layar bioskop tanah air mulai dipenuhi deretan film baru dengan beragam genre. Dari aksi penuh adrenalin hingga drama keluarga yang menghangatkan hati.
Di antara pilihan itu, Mengejar Restu muncul sebagai salah satu film yang paling ditunggu, menawarkan kisah emosional yang dekat dengan realitas banyak keluarga Indonesia.
Film produksi Bahagia Pictures ini akan tayang serentak di bioskop mulai 11 Desember 2025, menghadirkan sentuhan lembut tentang cinta, restu, dan peran perempuan di tengah benturan nilai tradisi serta kebahagiaan pribadi.
Disutradarai oleh Puadin Redi, Mengejar Restu menyoroti sosok Dania (diperankan oleh Dhini Aminarti), seorang istri sekaligus ibu yang dihadapkan pada pilihan hidup paling berat: menjaga amanah keluarga besar suaminya atau melindungi kebahagiaan rumah tangganya sendiri.
Keputusan itu bukan sekadar konflik rumah tangga, tetapi refleksi dari dilema banyak perempuan yang hidup di antara ekspektasi dan cinta.
Puadin membingkai kisahnya dengan pendekatan yang intim dan emosional, membuat penonton bukan hanya menonton, tapi juga merasakan setiap pergulatan batin yang dialami karakter utama.
“Lewat perjalanan Dania, kami ingin menunjukkan bahwa keputusan paling sulit sering lahir dari cinta yang paling tulus,” ujar Puadin Redi di Jakarta baru-baru ini.
Selain Dhini, film ini juga menampilkan Citra Kirana sebagai Bella dan Anantya Kirana sebagai Arumi — aktris muda peraih penghargaan Pemeran Anak Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) 2024.
Kehadiran mereka menghadirkan dinamika lintas generasi yang memperkaya lapisan emosional film ini.
Citra Kirana mengakui proses syutingnya menjadi pengalaman berharga.
“Setiap karakter membawa nuansa berbeda. Meski temanya berat, suasana di lokasi syuting terasa hangat karena kedekatan kami semua,” ujarnya.
Yang membuat Mengejar Restu semakin istimewa adalah kehadiran empat pasangan suami-istri di kehidupan nyata: Dhini Aminarti & Dimas Seto, Citra Kirana & Rezky Aditya, Fenita Arie & Arie Untung, serta Baby Zelvia & Hengky Tornando.
Keterlibatan pasangan asli ini memberi sentuhan keaslian pada chemistry antar karakter, menghadirkan emosi yang mengalir alami di layar lebar.
Produser Dimas Luqman menyebut film ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kekuatan perempuan dalam keluarga.
“Kisah ini mengingatkan bahwa di tengah tekanan hidup dan tuntutan tradisi, perempuan sering kali menjadi penopang utama keluarga,” ujarnya. “Film ini adalah refleksi tentang cinta yang tak selalu mudah, tapi selalu tulus,” lanjutnya

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
