Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 02.26 WIB

Sinopsis Film The Assassination of Jesse James by the Coward Robert Ford, Tragisnya Ketenaran yang Membunuh​

Cuplikan film The Assassination of Jesse James by the Coward Robert Ford (Dok. IMDb)

JawaPos.com - The Assassination of Jesse James by the Coward Robert Ford adalah film Western epik tahun 2007 yang ditulis dan disutradarai oleh Andrew Dominik dan diangkat dari novel karya Ron Hansen.

Film ini menampilkan Brad Pitt sebagai Jesse James dan Casey Affleck sebagai Robert Ford, didukung oleh Sam Shepard, Mary-Louise Parker, Jeremy Renner, dan lainnya, dengan sinematografi yang sangat diperhatikan oleh Roger Deakins.

Kisah berkutat pada tujuh bulan terakhir kehidupan Jesse James, dimulai dari perjalanan perampokan yang menandai turunnya masa kejayaan kelompoknya hingga hubungan kompleks antara Jesse dan pemuda pengagumnya, Robert Ford.

Awal film menggambarkan perampokan kereta di Blue Cut, Missouri, yang menjadi titik balik bagi geng James dan memperlihatkan dinamika kegagalan harapan serta ketegangan internal yang tumbuh di antara anggota geng.

Robert Ford diperkenalkan sebagai pengagum yang haus pengakuan, berupaya diterima oleh Jesse hingga akhirnya semakin terobsesi dan menerjemahkan kekaguman itu menjadi hasrat untuk menjadi terkenal dengan caranya sendiri.

Jesse James digambarkan sebagai sosok yang kharismatik namun rapuh, hidup dalam paranoia dan kecenderungan kekerasan yang membuat relasi dengan orang-orang di sekitarnya tegang dan penuh kecurigaan.

Film bergerak perlahan dan kontemplatif, memberi ruang bagi perkembangan karakter daripada aksi nonstop, sehingga penonton merasakan akumulasi ketegangan psikologis yang menuntun pada klimaks tragis.

Klimaks cerita adalah pembunuhan Jesse oleh Robert Ford pada 3 April 1882, sebuah tembakan yang terjadi saat Jesse lengah, peristiwa yang menegaskan tema pengkhianatan dan ambisi pribadi yang pahit.

Setelah pembunuhan, Robert dan saudaranya berusaha meraih ketenaran melalui penampilan publik dan sandiwara, tetapi ketenaran itu berubah menjadi stigma, penyesalan, dan kehancuran pribadi bagi mereka.

Secara teknis film mendapat pujian luas untuk sinematografi Deakins dan skor musik dari Nick Cave dan Warren Ellis, serta durasi panjang yang mendukung tempo narasi yang melankolis.

The Assassination of Jesse James by the Coward Robert Ford (2007) menerima penilaian positif dari kritikus dan penonton dengan skor IMDb 7,5/10, Rotten Tomatoes Tomatometer 76% dan Metacritic 68/100, mencerminkan pujian kuat untuk akting dan sinematografinya. 

Secara komersial film mengalami hasil yang kurang memuaskan dibandingkan anggaran produksinya, tetapi kemudian memperoleh pengikut fanatik dan perhatian retrospektif.

Tema utama film meliputi obsesi dengan ketenaran, dinamika pengaguman yang berubah menjadi kebencian, dan biaya psikologis dari hidup di bawah bayang‑bayang legenda, semua dieksekusi lewat narasi yang intim dan sering melankolis.

Penggambaran hubungan antara Jesse dan Robert menolak glamorisasi aksi, memilih analisis karakter yang halus sehingga film terasa lebih seperti studi karakter daripada Western tradisional.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore