Vera Farmiga and Patrick Wilson in The Conjuring: Last Rites (2025) (Dok. The Conjuring: Last Rite)
JawaPos.com - Film horor internasional, The Conjuring: Last Rites, kembali mencatat pencapaian signifikan dalam industri perfilman Indonesia. Berdasarkan data resmi dari Cinepoint pada Senin (15/9/2025), film ini berhasil meraih jumlah penonton sebanyak 3.048.085 orang. Dengan capaian itu, The Conjuring: Last Rites dapat dikategorikan sebagai salah satu film horor impor tersukses sepanjang tahun 2025.
Keberhasilan ini tidak dapat dilepaskan dari antusiasme tinggi masyarakat di berbagai daerah. Pada hari Senin, film ini menambah 57.762 penonton, meskipun jumlah tersebut menurun sekitar 55,27% dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan tersebut dianggap wajar karena masa penayangan sudah memasuki minggu ke-11. Data dari Cinepoint juga memperlihatkan bahwa capaian ini menempatkan The Conjuring: Last Rites pada posisi teratas dalam daftar film terlaris mingguan. Posisinya bahkan mampu mengungguli film-film lokal maupun impor lain yang tayang pada periode yang sama.
Faktor-Faktor Kunci Kesuksesan
Sejak awal penayangan, film garapan sutradara Michael Chaves ini sudah mencuri perhatian publik karena menjadi bagian terakhir dari kelanjutan cerita horor populer The Conjuring Universe.
Berdasarkan kisah nyata, The Conjuring: Last Rites menyuguhkan babak mendebarkan lainnya dari dunia sinematik The Conjuring yang ikonis. Vera Farmiga dan Patrick Wilson kembali bersatu untuk satu kasus terakhir sebagai penyelidik paranormal terkenal dalam kehidupan nyata, Ed dan Lorraine Warren, dalam sebuah peristiwa yang menegangkan dan mengerikan. Kisah ini menjadi kelanjutan dari waralaba yang telah memecahkan berbagai rekor box office global.
Kombinasi alur cerita yang menegangkan, kualitas sinematografi yang berkualitas, serta reputasi besar seri horor populer, membuat film ini sangat dinantikan oleh penggemar. Faktor lain yang mendukung kesuksesannya adalah distribusi yang merata di berbagai kota, sehingga dapat ditonton di hampir seluruh jaringan bioskop besar di Indonesia. Penyebaran yang luas ini memungkinkan penonton dari berbagai daerah dapat mengakses film dengan mudah.
Dampak dan Prestasi
Capaian ini sekaligus menegaskan dominasi genre horor di pasar film Indonesia. Tahun 2025 dapat dikatakan sebagai periode kebangkitan film horor, baik produksi lokal maupun impor. Tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan film horor di bioskop menjadikan genre ini sebagai salah satu yang memiliki jumlah penonton terbesar.
Secara global, The Conjuring: Last Rites juga meraih prestasi luar biasa. Pada akhir pekan pertama penayangannya, film ini mampu menghasilkan pendapatan lebih dari 187 juta dolar Amerika Serikat, atau setara dengan sekitar Rp 3,05 triliun. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu film horor dengan pendapatan pembukaan terbesar sepanjang sejarah.
Keberhasilan Last Rites menjadi kelanjutan tren positif dari waralaba The Conjuring, yang konsisten memperoleh jutaan penonton di berbagai negara. Bagi Warner Bros dan New Line Cinema, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa minat penonton terhadap kisah supranatural tetap tinggi.
Di Indonesia, pencapaian lebih dari 3 juta penonton merupakan prestasi yang tidak mudah diraih. Hanya sedikit film impor yang berhasil menembus angka tersebut, terlebih dalam situasi persaingan ketat dengan film lokal yang semakin menunjukkan kualitas produksi. Keberhasilan ini juga memberikan dampak positif bagi industri bioskop Indonesia yang terus berupaya bangkit pascapandemi.
Kehadiran film besar seperti The Conjuring: Last Rites berperan penting dalam mendorong masyarakat untuk kembali menjadikan aktivitas menonton di bioskop sebagai bagian dari hiburan.
Dengan berbagai capaian ini, The Conjuring: Last Rites tidak hanya dipandang sebagai sebuah tontonan horor, tetapi juga fenomena budaya populer yang meninggalkan pengaruh besar, baik di tingkat nasional maupun global.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
