
Karakter animasi Drago Bludvist (Movie Villains Fandom)
JawaPos.com – Film How To Train Your Dragon versi live-action yang dirilis tahun 2025 menghadirkan sejumlah perubahan penting.
Meski tetap setia pada versi animasi 2010, remake ini menambahkan unsur keberagaman dalam cerita. Perubahan itu diperkirakan dapat meningkatkan peran penjahat dalam sekuel mendatang.
Dilansir dari laman Screen Rant pada Minggu (7/9), remake ini memperlihatkan bahwa penduduk Pulau Berk berasal dari berbagai latar belakang etnis.
Mereka disebut datang dari kawasan Timur Jauh, Jalur Sutra, hingga pantai Blaland. Meskipun detail tersebut tampak kecil, hal ini memberi ruang bagi pengembangan cerita lebih dalam.
Namun, film pertama tidak menjelaskan mengapa berbagai suku dapat bersatu di Berk. Asumsi sederhana adalah untuk melawan para naga yang dianggap musuh utama. Akan tetapi, hal ini bisa menjadi landasan cerita untuk memperkuat kehadiran penjahat di film berikutnya.
Drago Bludvist, yang diperankan Djimon Hounsou, dikenal sebagai salah satu penjahat paling menakutkan dalam waralaba ini. Ia memimpin pasukan manusia dan naga dengan kekuatan seekor alpha. Kehadirannya mengancam setiap suku yang menolak tunduk pada kekuasaannya.
Dalam How To Train Your Dragon 2 versi animasi, Stoick pernah menceritakan pertemuannya dengan Drago.
Kala itu, Drago menghadiri pertemuan kepala suku dan menuntut kesetiaan penuh. Penolakannya berujung pada pembantaian yang hanya menyisakan Stoick sebagai satu-satunya yang selamat.
Jika dalam versi remake hal itu dikaitkan dengan populasi Berk yang beragam, cerita akan lebih kuat.
Stoick dapat digambarkan sebagai pemimpin yang melindungi sisa-sisa suku lain dari ancaman Drago. Persatuan suku di Berk pun menjadi langkah strategis dalam menghadapi bahaya besar.
Dengan menyebutkan Valka yang diperankan Cate Blanchett, remake ini membuka jalan bagi sekuel live-action.
Kehadiran Drago bisa diperkuat dengan latar belakang yang lebih dalam dan relevan. Hal ini membuatnya bukan sekadar musuh utama, melainkan ancaman nyata bagi seluruh penduduk Berk.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
