Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 04.01 WIB

Sinopsis Criminal Minds: Seri Drama Amerika Serikat yang Mengangkat Sisi Gelap Dunia Psikologi dan Kejahatan Berantai

Poster seri drama Criminal Minds Season 17 dan versi CBS  (en.wikipedia.org dan cbs.fandom.com) - Image

Poster seri drama Criminal Minds Season 17 dan versi CBS (en.wikipedia.org dan cbs.fandom.com)

JawaPos.com - Biasanya dalam penyelidikan kasus kejahatan yang sangat serius, akan dilibatkan seorang profiler, seorang ahli analisis perilaku. Dengan bantuan orang-orang ini, para polisi atau otoritas keadilan dapat menemukan dan menangkap pelaku kejahatan.

Tentunya, orang-orang dalam dunia hiburan dapat menjadikan pekerjaan profiler tersebut menjadi seri drama yang dapat kita tonton.

Seri drama Amerika Serikat, Criminal Minds, adalah salah satu seri drama sukses yang telah berjalan sejak tahun 2005 hingga sekarang.

Dilansir dari IMDB dan criminalminds.fandom.com, Criminal Minds mengangkat kehidupan Unit Analisis Perilaku di Quantico, Amerika Serikat, yang bertugas untuk membantu polisi lokal menyelesaikan kasus-kasus kejahatan berantai dengan menggunakan keahlian profiling.

Seri drama ini telah berlangsung selama 18 season dan 354 episode total, sejak 2005 hingga 2025, serta dapat ditonton di layanan streaming.

Seri ini dibintangi oleh banyak sekali aktor dan aktris seri drama Holywood yang beberapa di antaranya telah berhenti dan digantikan, hanya muncul selama satu season, atau kembali lagi sebagai tamu.

Divisi ini diketuai oleh Aaron Hotchner (Thomas Gibson), yang kemudian digantikan oleh Emily Prentiss (Paget Brewster). Beranggotakan Jason Gideon (Mandy Patinkin), Derek Morgan (Shemar Moore), Dr. Spencer Reid (Matthew Gray Gubler), Jennifer Jareau (A.J. Cook), David Rossi (Joe Mantegna) dan Penelope Garcia (Kirsten Vangsness).

Ada pula beberapa anggota temporer atau hanya muncul sebentar, seperti Ashley Seaver (Rachel Nichols), Elle Greenaway (Lola Glaudini), Alex Blake (Jeanne Tripplehorn), Kate Callahan (Jennifer Love Hewitt), dan Matt Simmons (Daniel Henney).

Pada setiap episodenya para anggota divisi ini akan dikirim ke lokasi untuk menyelidiki kasus kejahatan berantai atau kejahatan serius.

Pada awal-awal season, seri ini hanya menunjukkan satu kasus per episodenya. Sehingga kita akan melihat banyak sekali kasus kejahatan, yang setiap pelaku kejahatannya didasari oleh berbagai kelainan dan latar belakang.

Tentunya pekerjaan ini akan membebani mental dan emosi para anggotanya. Terutama para penjahat yang menargetkan para anggota secara langsung.

Jason Gideon hanya muncul pada tiga season pertama. Salah satu penyebab utama kepergiannya adalah kasus kejahatan kejam terhadap kekasihnya oleh pembunuh berantai buron. Karena beban mental yang didapatkannya, ia memutuskan untuk mengundurkan diri.

Aaron Hotchner, yang merupakan tokoh original seri ini juga tidak bertahan lama. Ia memutuskan untuk masuk dalam program perlindungan saksi karena ia dan putranya menjadi target pembunuh berantai.

Elle Greenaway juga hanya bertahan selama dua season pertama. Sebelumnya ia adalah agen spesial yang biasanya menangani kejahatan seksual. Namun, setelah ia menjadi target pembunuhan berantai dan hampir meninggal akibat penembakan.

Dr. Spencer Reid sendiri juga telah menanggung banyak sekali beban. Dari ibunya sendiri yang menderita skizofrenia, pacarnya yang terbunuh oleh stalker, hingga masuk ke penjara atas tuduhan palsu. Ia juga menjadi target seorang pembunuh berantai perempuan.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore