Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 00.46 WIB

Jadi Box Office dengan Pendapatan 1 Triliun, Ini Penjelasan Ending Film ‘Final Destination: Bloodline’

Final Destination Bloodline - Image

Final Destination Bloodline

JawaPos.com - Baru beberapa hari rilis, film Final Destination: Bloodline telah meraup penghasilan lebih dari 100 juta Dolar Amerika Serikat. Di Indonesia sendiri, film ini telah meraup 1 juta penonton per Minggu (18/5). Namun, masih banyak yang bingung dengan ending film Final Destination: Bloodline.

Melansir dari situs Cinepoint, sejak rilis pada 14 Mei 2025 lalu, film keenam dari waralaba Final Destination ini telah meraup 1.024.843 penonton di Indonesia.

Box Office Movie melaporkan bahwa setelah seminggu tayang, pendapatan film ini telah bahkan mencapai 102 juta Dolar Amerika atau sekitar 1,6 Triliun Rupiah secara global. Menjadikan Final Destination: Bloodline sebagai peringkat ke-9 di 10 film Box Office Hollywood 2025.

Sinopsis Film Final Destination: Bloodline

Di tahun 1968, Iris Campbell dan tunangannya Paul, hadir di sebuah acara grand opening restoran sky view di puncak gedung pencakar langit. Saat sedang menikmati pesta, tiba-tiba Iris mendapat penglihatan bahwa restoran akan meledak dan menewaskan banyak orang.

Iris yang ketakutan mengajak semua orang untuk meninggalkan restoran dan akhirnya banyak nyawa pengunjung yang berhasil diselamatkan.

Lompat ke 65 tahun kemudian, Stefani Reyes, remaja belasan merasa gelisah karena selalu bermimpi tentang runtuhnya gedung Sky View Tower. Dengan bantuannya temannya, Val, Stefani mencoba mencari arti dibalik mimpi yang menghantuinya tersebut.

Penjelasan Ending Film Final Destination: Bloodlines

Di awal film kita disuguhkan cerita tentang Iris yang mencurangi kematian atau Death, karena dia berhasil mencegah banyak orang tewas akibat petaka di Sky View Tower. Kemudian cerita beralih ke Stefani yang merupakan cucu dari Iris.

Saat Stefani bertemu Iris, dia mendapatkan penjelasan bahwa sejak Iris mencegah bencana ledakan di tower puluhan tahun lalu, ancaman kematian selalu datang pada iris. Hal itu juga terjadi pada semua orang yang selamat dari ledakan itu beserta keturunan mereka.

Stefani yang mengetahui bahwa dirinya jadi incaran Death, mencoba untuk menyelamatkan dirinya. Dibantu Charlie, saudaranya, Stefani mencari cara untuk mencurangi kematian.

Stefani juga mencoba memperingatkan keluarganya, namun gagal. Satu per satu dari mereka meninggal dengan cara yang tragis dan aneh. Stefani berusaha keras bagaimana caranya untuk tidak menjadi korban Death selanjutnya.

Kemudian Stefani bertemu dengan J.B yang memberitahu bahwa satu-satunya cara selamat ialah dengan mati kemudian hidup kembali. Namun berurusan dengan Kematian akan selalu ada risikonya.

Satu per satu anggota keluarga Stefani menemui ajal hingga hanya tersisa Charlie dan Stefani yag selamat. Stefani sempat tenggelam ke danau namun berhasil diselamatkan oleh Charlie. Merekapun merasa Kematian sudah berhasil dicurangi dan mereka akan tetap hidup.

Di akhir film kita diperlihatkan adegan seorang nenek tua yang sedang membeli permen menjatuhkkan uang koin. Uang koin tersebut menggelinding ke jalur kereta api, menyebabkan kereta yang sedang melintas bergeser dari jalur dan meluncur ke pemukiman di dekatnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore