
Final Destination Bloodline
JawaPos.com - Baru beberapa hari rilis, film Final Destination: Bloodline telah meraup penghasilan lebih dari 100 juta Dolar Amerika Serikat. Di Indonesia sendiri, film ini telah meraup 1 juta penonton per Minggu (18/5). Namun, masih banyak yang bingung dengan ending film Final Destination: Bloodline.
Melansir dari situs Cinepoint, sejak rilis pada 14 Mei 2025 lalu, film keenam dari waralaba Final Destination ini telah meraup 1.024.843 penonton di Indonesia.
Box Office Movie melaporkan bahwa setelah seminggu tayang, pendapatan film ini telah bahkan mencapai 102 juta Dolar Amerika atau sekitar 1,6 Triliun Rupiah secara global. Menjadikan Final Destination: Bloodline sebagai peringkat ke-9 di 10 film Box Office Hollywood 2025.
Sinopsis Film Final Destination: Bloodline
Di tahun 1968, Iris Campbell dan tunangannya Paul, hadir di sebuah acara grand opening restoran sky view di puncak gedung pencakar langit. Saat sedang menikmati pesta, tiba-tiba Iris mendapat penglihatan bahwa restoran akan meledak dan menewaskan banyak orang.
Iris yang ketakutan mengajak semua orang untuk meninggalkan restoran dan akhirnya banyak nyawa pengunjung yang berhasil diselamatkan.
Lompat ke 65 tahun kemudian, Stefani Reyes, remaja belasan merasa gelisah karena selalu bermimpi tentang runtuhnya gedung Sky View Tower. Dengan bantuannya temannya, Val, Stefani mencoba mencari arti dibalik mimpi yang menghantuinya tersebut.
Penjelasan Ending Film Final Destination: Bloodlines
Di awal film kita disuguhkan cerita tentang Iris yang mencurangi kematian atau Death, karena dia berhasil mencegah banyak orang tewas akibat petaka di Sky View Tower. Kemudian cerita beralih ke Stefani yang merupakan cucu dari Iris.
Saat Stefani bertemu Iris, dia mendapatkan penjelasan bahwa sejak Iris mencegah bencana ledakan di tower puluhan tahun lalu, ancaman kematian selalu datang pada iris. Hal itu juga terjadi pada semua orang yang selamat dari ledakan itu beserta keturunan mereka.
Stefani yang mengetahui bahwa dirinya jadi incaran Death, mencoba untuk menyelamatkan dirinya. Dibantu Charlie, saudaranya, Stefani mencari cara untuk mencurangi kematian.
Stefani juga mencoba memperingatkan keluarganya, namun gagal. Satu per satu dari mereka meninggal dengan cara yang tragis dan aneh. Stefani berusaha keras bagaimana caranya untuk tidak menjadi korban Death selanjutnya.
Kemudian Stefani bertemu dengan J.B yang memberitahu bahwa satu-satunya cara selamat ialah dengan mati kemudian hidup kembali. Namun berurusan dengan Kematian akan selalu ada risikonya.
Satu per satu anggota keluarga Stefani menemui ajal hingga hanya tersisa Charlie dan Stefani yag selamat. Stefani sempat tenggelam ke danau namun berhasil diselamatkan oleh Charlie. Merekapun merasa Kematian sudah berhasil dicurangi dan mereka akan tetap hidup.
Di akhir film kita diperlihatkan adegan seorang nenek tua yang sedang membeli permen menjatuhkkan uang koin. Uang koin tersebut menggelinding ke jalur kereta api, menyebabkan kereta yang sedang melintas bergeser dari jalur dan meluncur ke pemukiman di dekatnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
