Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 April 2025 | 16.27 WIB

Deretan Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri: Dari Morgan Oey, Omara Esteghlal, hingga Hana Malasan

Pengepungan di Bukit Duri. (Instagram jokoanwar). - Image

Pengepungan di Bukit Duri. (Instagram jokoanwar).

JawaPos.com - Film Pengepungan di Bukit Duri direncanakan akan tayang di seluruh bioskop Tanah Air mulai 17 April 2025. Film dari Joko Anwar ini tidak saja menghadirkan ketegangan, namun juga menyoroti tentang perjuangan etika dan moral di tangah krisis sosial yang sudah sangat parah.

Joko Anwar dan tim memilih pemain untuk terlibat dalam film ini dengan sangat cermat. Mereka butuh waktu cukup lama untuk menentukan para pemain supaya mendapatkan aktor dan aktris yang tepat agar cerita dan pesan dari filmnya dapat tersampaikan dengan baik kepada para penonton.

Film Pengepungan di Bukit Duri diperkuat oleh sejumlah pemain. Beberapa diantaranya yaitu Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Malasan, Endy Arfian, Fatih Unru, Satine Zaneta, Dewa Dayana, Florian Rutters, Faris Fadjar Munggaran, Sandy Pradarana, Raihan Khan, Farandika, Millo Taslim, Sheila Kusnadi, Shindy Huang, Kiki Narendra, Emir Mahira, dan lain-lain.

Film Pengepungan di Bukit Duri mengambil latar tahun 2027 dengan situasi Indonesia sedang mengalami kerusuhan yang cukup hebat. Kerusuhan besar terjadi setelah diskriminasi, kekerasan, dan kebencian rasial dibiarkan menjadi meluas. Dan sekolah SMA Bukti Duri, yang dihuni para siswa bermasalah terdampak atas kerusuhan tersebut.
 
Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri

Film Pengepungan di Bukit Duri menceritakan tentang Edwin (Morgan Oey), seorang guru pengganti yang memutuskan bekerja di sebuah sekolah khusus tempat para remaja bermasalah, demi menepati janjinya kepada mendiang sang kakak.

Kepada mendiang kakaknya, Edwin berjanji akan mencari keponakannya yang sempat hilang tidak diketahui keberadaannya seolah ditelan bumi. Selama berada di SMA Duri, Edwin harus berurusan dengan para siswa yang terbiasa dengan aksi kekerasan.

Proses pencarian Edwin pada keponakannya membawanya ke kehidupan para siswa yang kompleks. Usahanya untuk menemukan sang keponakan pada akhirnya membuahkan hasil.

Namun sayangnya, pada saat itu situasi kota tiba-tiba mengalami guncangan hebat akibat terjadi kerusuhan besar efek dari gejolak sosial yang sudah lama terpendam.

SMA Duri ikut terdampak atas kerusuhan itu.  Edwin, keponakannya, dan sejumlah orang lainnya terjebak di dalam sekolah.

Mereka harus menghadapi ancaman besar dari para siswa brutal di sekolah yang dipimpin oleh Jefri. Para siswa ini memanfaatkan situasi yang kacau untuk melakukan tindakan anarkis yang mengancam nyawa siapapun yang  berusaha menghalangi.

Edwin dan beberapa orang bersamanya ditantang untuk dapat bertahan di tengah situasi genting di sekolah. Apakah Edwin dkk harus melawan para siswa yang beringas karena situasi berbahaya sedang mengancam mereka ?

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore