
Jumpa pers restorasi drama televisi Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Drama televisi Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai sangat fenomenal pada masanya ketika tayang di TVRI pada dekade 90-an. Saking kuatnya judul ini, memberikan bekas yang sangat dalam bagi para penonton pada masanya dan masih teringat sampai sekarang.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon termasuk salah satu yang cukup intensif menonton Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai pada masa itu. Politisi Gerindra mengaku menontonnya pada saat baru masuk bangku kuliah di Universitas Indonesia.
Saat diberi tahu bahwa drama Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai dilakukan restorasi, Fadli Zon menyambutnya dengan sangat antusias.
Selain dapat melestarikan karya dan budaya yang sangat fenomenal pada masanya, restorasi juga bermanfaat agar drama televisi yang dibuat dari karya sastrawan Marah Rusli yang sangat terkenal ini dapat dinikmati oleh generasi muda.
“Upaya TVRI dalam merestorasi drama ini merupakan bentuk nyata pelestarian budaya yang harus terus didukung,” kata Fadli Zon dalam jumpa pers di gedung TVRI, Senayan Jakarta, Senin (17/3).
Sementara itu, Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno menyampaikan, awal mulai muncul ide restorasi Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai, saat melihat banyak aset audio visual yang dimiliki TVRI menumpuk begitu saja.
Dari sana, dia pun kepikiran untuk melakukan restorasi untuk menghidupkan kembali karya yang digarap dengan kamera sederhana pada masanya, menjadi karya yang dapat dinikmati dengan baik secara audio visual oleh generasi sekarang.
Proyek restorasi Sitti Nurbaya mulai dilakukan sejak 2023. Selain mengubah gambar menjadi kualitas full HD dan disebut sangat layak tayang di bioskop, audionya juga dilakukan restorasi supaya lebih tajam dan lebih jernih. Proses restorasi ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan.
“Restorasi Sitti Nurbaya adalah langkah besar dalam menghadirkan kejayaan sinema klasik Indonesia. Pada tahun 1990-an, ini adalah drama Korea versi Indonesia,” kata Iman Brotoseno.
Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai digarap oleh sutradara Dedi Setiadi dan naskah skenarionya ditulis oleh Asrul Sani. Adapun lokasi syutingnya pada saat itu di Studio Alam Depok Jawa Barat.
Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai diperkuat oleh sejumlah pemain. Mereka adalah Novia Kolopaking, Gusti Randa, HIM Damsyik, Remy Silado, Ninik L Karim, Rina Hassim, dan Dian Hasri. Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai versi restorasi akan tayang mulai Jumat (21/3) di TVRI.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
