Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Januari 2025 | 05.03 WIB

Simak Fakta Sherina Munaf, Pernah Jadi Pengisi Suara Anime Bikinan PH Legendaris Jepang, Studio Ghibli 

Sherina - Image

Sherina

JawaPos.com – Baru-baru ini nama Musisi Sherina Munaf mencuat lagi ke permukaan setelah isu perceraiannya dengan aktor Baskara Mahendra. Sepanjang karirnya, Sherina nyaris tak pernah diterpa isu kurang sedap, lantaran prestasi dan karya yang melejitkan namanya. 

Salah satu prestasi yang membanggakan bagi Sherina Munaf adalah ketika ia mengisi suara untuk sebuah animasi Jepang dari PH legendaris Studio Ghibli, berjudul "Earwig and the Witch." 

Dalam film ini, Sherina mengisi suara karakter ibu dari Earwig dalam versi bahasa Jepang. Sementara dalam versi bahasa Inggris, karakter ini diperankan oleh penyanyi Kacey Musgraves.

Dilansir dari Antara, selain peran sebagai pengisi suara, Sherina juga menyanyikan lagu-lagu yang dikomposisi oleh Satoshi Takebe.

Beberapa lagu tersebut termasuk "Don't Disturb Me" dan "The World is In My Hands" (あたしの世界征服) yang juga menjadi original soundtrack dari film tersebut. 

Untuk proyek musik ini, Sherina bekerja sama dengan sejumlah musisi ternama dari Jepang. Seperti Hiroki Kamemoto dari band GLIM SPANKY, Kiyokazu Takano dari Mrs. Green Apple, drummer Kavka Shishido, dan Satoshi Takebe sebagai keyboardist.

Keterlibatan Sherina dalam proyek ini menambah dimensi baru pada karirnya, serta menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuannya yang serba bisa dalam dunia seni, dari menyanyi hingga pengisi suara

Perannya dalam "Earwig and the Witch" juga memperkenalkan bakat Indonesia kepada audiens global.

Hal ini  merupakan langkah yang penting, tidak hanya bagi Sherina secara pribadi tetapi juga bagi industri hiburan Indonesia yang terus berkembang di kancah internasional.

Film "Earwig and the Witch" disutradarai oleh Goro Miyazaki dan diadaptasi dari buku karya Diana Wynne Jones.

Cerita dalam film ini adalah tentang kehidupan seorang anak perempuan bernama Earwig yang tinggal di panti asuhan sejak bayi.

Kehidupannya berubah drastis ketika ia diadopsi oleh Bella Yaga, seorang penyihir dengan karakter yang menakutkan. Earwig harus menggunakan kecerdikan dan ketangguhannya untuk bertahan hidup di lingkungan barunya.

Film ini adalah film animasi CGI pertama dari Studio Ghibli, yang sangat berbeda dari animasi Ghibli lainnya yang menjadi ciri khas studio tersebut. "Earwig and the Witch" telah rilis di bioskop Jepang pada 30 Desember 2020 lalu, dan sudah bisa dilihat di platform digital streaming. 

Film ini juga membawa pesan inspiratif tentang keberanian dan kecerdikan melalui nilai-nilai yang tercermin dalam perjalanan karakter Earwig.

Dengan alur cerita yang menarik dan keterlibatan para seniman berbakat, "Earwig and the Witch" adalah salah satu karya yang meninggalkan kesan mendalam bagi penontonnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore