JawaPos.com-- Film Anak Kolong akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 7 November 2024. Film ini dibintangi aktor muda Junior Roberts dengan menggali cerita emosional tentang keluarga, cinta, dan pengorbanan, dengan latar belakang kehidupan para abdi negara di dunia militer.
Film Anak Kolong menceritakan tentang perjalanan Arya (Junior Roberts), seorang remaja yang dibesarkan di lingkungan militer dengan disiplin yang ketat dan ekspektasi tinggi dari ayahnya.
Sebagai seorang anak kolong-- istilah yang merujuk pada anak-anak dari keluarga militer yang tumbuh di asrama atau kompleks perumahan militer-- Arya dibentuk dengan nilai-nilai tanggung jawab dan patriotisme. Konflik memuncak ketika Arya menolak mengikuti jejak ayahanya menjadi tentara.
Anak Kolong mengedepankan tema tentang persahabatan antara anak-anak abdi negara, cinta segitiga, serta perjalanan emosional tentang kehilangan dan keikhlasan. Film ini juga mengeksplorasi makna cinta yang lebih luas. Tidak hanya cinta antara manusia, tapi juga bakti pada negara dan menggambarkan pergulatan batin seorang anak kolong dalam memilih antara cinta pribadi dan tanggung jawab patriotik.
Junior Roberts merasakan pengalaman gambaran kehidupan berada di lingkungan tentara lewat film Anak Kolong. Kekasih Sandrinna Michelle itu mengaku mendapat pengalaman sekaligus perspektif baru tentang kehidupan di keluarga tentara lewat film ini.
"Memerankan Arya di Anak Kolong memberi saya pengalaman yang sangat unik. Kehidupan anak kolong punya karakteristik yang sangat spesifik dan kompleks," kata Junior Roberts dalam keterangan tertulis diterima JawaPos.com.
"Ini bukan hanya soal disiplin tinggi, tapi juga bagaimana mereka menghadapi tekanan dan ekspektasi besar sejak kecil. Saya merasa beruntung bisa menyelami karakter seperti Arya dan memahami dinamika yang mungkin tidak pernah saya rasakan sebelumnya," imbuhnya.
Agustinus Sitorus selaku produser mengungkapkan bahwa proses kreatif film Anak Kolong berlangsung lama selama kurang lebih tiga tahun melalui proses diskusi yang cukup panjang. Film ini dihadirkan menjadi sebuah drama romantis berlatar kehidupan anak-anak keluarga militer tahun 90-an.
"Anak Kolong pada zamannya memiliki ciri khas kehidupan yang keras, drama yang kental, serta tidak jarang terjadi konflik dengan teman, senior, atau orang tua," kata Agustinus.
Dia pun berharap film Anak Kolong dapat dinikmati banyak orang saat tayang di bioskop. Bukan hanya sebagai tontonan yang menghibur, tapi juga sebagai film berkarakter.