
Vino G Bastian
JawaPos.com - Ibarat bunglon, aktor Vino G. Bastian bisa berubah 'warna' sesuai dengan tuntutan karakter dalam setiap film yang diperankannya. Karakter apapun yang disodorkan kepada dirinya, nyaris tidak pernah gagal.
Bermain sebagai pengidap autis dalam film Miracle In Cell No 7, Vino sukses memerankannya dengan sangat baik. Gestur tubuh hingga gaya bicaranya pun berbeda sama sekali dengan sosok Vino yang biasanya.
Bintang film Wiro Sableng itu mengatakan, karakter orang autis yang diperankannya harus dapat dipertanggungjawabkan apabila dipersoalkan oleh publik. Oleh karena itu, dia pun berkonsultasi dengan psikolog agar setiap gerakan yang ditampilkannya memiliki justifikasi.
"Saya tanya ke psikolog boleh nggak saya lakukan (aadegan-adegan, Red) ini. Sehingga ketika ada yang mempertanyakan, saya punya datanya," kata Vino G. Bastian dalam jumpa pers di Jakarta Selatan Kamis (1/9).
Demi bisa menjiwai karakter pengidap autis, Vino mengatakan, ia melakukan survei dengan mendatangi panti asuhan berkebutuhan khusus agar dia bisa melihat secara langsung seperti apa gerak-gerik mereka.
Vino mengungkapkan, dirinya termasuk salah satu penggemar berat film Miracle In Cell No 7 versi Korea Selatan yang dirilis pada 2013 silam.
"Saya salah satu big fan dari film aslinya. Saya memuja aktor dari Korea yang memainkannya. Saya sampai mengulik siapa aktornya dan ternyata dia punya background teater. Beberapa tahun kemudian, saya diminta sama bu Frederica (produser Falcon Pictures) untuk memerankan karakter bapaknya," kata Vino.
Sementara itu, Frederica berharap film Miracle In Cell No 7 bisa disukai banyak orang. Film ini dipersiapkan cukup lama dan izin adaptasi filmnya didapatkan beberapa tahun silam.
"Terima kasih kepada semua jajaran pemain. Vibes positifnya sangat luar biasa," kata Frederica.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
