
Photo
JawaPos.com - Kunto Aji kembali merilis single terbaru setelah cukup lama tidak mengeluarkan karya. Lagu terbaru dari penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol tersebut diberi judul Salam Pada Rindu.
Kunto Aji mengungkapkan, lagu anyarnya yang baru dapat didengarkan melalui sejumlah platform musik streaming mulai 21 Juli 2022 mendatang, dipersembahkan untuk keluarga. "Lagu ini saya tujukan pada keluarga,” kata Kunto Aji dalam keterangannya, Senin (11/7).
Dalam video klip yang dirilis lebih dahulu di channel YouTube beberapa hari lalu, dimulai dari kunjungan Kunto Aji kepada pasangan yang jauh lebih tua darinya. Dia mengaku mengobrol sambil mencari inspirasi terkait keluarga untuk dituangkan ke dalam lagu. Kunto Aji ingin menimba pengalaman tentang nilai-nilai di dalam keluarga dari pasangan suami-istri paruh baya tersebut.
Dalam tulisannya yang ditampilkan dalam video, sosok laki-laki tua tersebut mengakui dulu dia dan anak-anaknya memiliki banyak masalah di dalam keluarga. Mereka mengaku juga menyesal dulunya tidak merawat orang tua lebih lebih baik.
Kunto Aji pun mendapat pesan bahwa yang paling penting di dalam keluarga adalah komunikasi. Semua anggota keluarga seharusnya dapat mengungkapkan apapun tanpa ada rasa takut. Lagu kali ini dibuat dengan kemasan cerita.
“Keluarga di sini maknanya luas ya, karena menurut saya, keluarga bukan hanya orang yang sedarah tapi juga orang-orang yang kita pilih dalam kehidupan kita. Mereka orang-orang yang paling dekat dengan kita,” ucapnya lebih lanjut.
Kunto Aji juga mengatakan keluarga merupakan bagian penting yang akan selalu ada dalam hati dan jiwa hampir semua orang. Dengan demikian, ketika jauh dari keluarga, perasaan rindu terhadap keluarga otomatis akan dirasakan.
Lirik lagu Salam Pada Rindu ditulis sendiri oleh Kunto Aji. Penyanyi berusia 35 tahun tersebut juga menjadi produser pada project ini bersama Afif Gifano dan Pandji Akbari. Sedangkan Mohammed Kamga menjadi vocal director sekaligus backing vocal.
Lagu Kunto Aji kali ini tidak seperti biasanya lantaran memiliki durasi cukup panjang hampir 6 menit. Dia menyatakan lagu itu memang cukup panjang karena ingin menuangkan secara lengkap terkait perasaan yang timbul ketika seseorang terpenjara rindu dan mengenang keluarga mereka.
“Saat membicarakan keluarga, kenangannya pasti bermacam-macam. Ada manis atau pahit. Walau memang lebih banyak manisnya. Jadi, di lagu ini, saya coba menangkap itu dengan segala alur naik turun layaknya saat kita bersama keluarga kita. Saya ingin menangkap semua emosi yang berkaitan dengan kenangan akan keluarga,” jelas Kunto Aji.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
