
Cuplikan Don
Film Don’t Breathe berhasil mencuri perhatian saat rilis pada 2016 dengan menghadirkan tensi ketegangan melalui sosok veteran tua buta yang kuat dan kejam. Kini, Norman Nordstrom (Stephen Lang) kembali dalam Don’t Breathe 2 dengan musuh baru.
---
DON’T Breathe 2 terjadi delapan tahun setelah akhir kejadian di Don’t Breathe (2016). Norman yang ternyata masih hidup membangun hidup dengan tenang di sebuah kabin bersama Phoenix (Madelyn Grace). Phoenix adalah gadis kecil yang selamat dari kebakaran yang melahap rumah keluarganya. Dia kemudian diadopsi oleh Norman.
Namun, hidup yang damai itu terusik ketika sekelompok gangster misterius tiba-tiba menculik Phoenix. Tidak bisa melihat namun memiliki pendengaran yang sangat tajam, Norman berusaha menyelamatkan Phoenix karena tak ingin kehilangan lagi setelah kehilangan anak kandungnya dalam Don’t Breathe. Perlawanannya terasa lebih kompleks setelah dia mengetahui siapa ketua gangster itu sebenarnya.
Film itu terasa lebih seperti bagaimana Norman menyadari bahwa dirinya adalah penjahat dan bagaimana dia berdamai dengan monster di dalam dirinya. Sosok Phoenix seolah menjadi pembuka lembaran baru bagi Norman.
’’Dia tidak hanya berperan sebagai agen solo di film kedua ini. Dia bertanggung jawab atas sesuatu. Ada sesuatu yang sangat dia pedulikan. Tentu, itu juga menciptakan kerapuhan dan bisa dianggap sebagai kelemahan,’’ kata Lang, seperti dilansir dari Fangoria.
Karena itu, Norman lebih terasa seperti protagonis di film sekuel tersebut. Beberapa hal berubah. Misalnya, keyakinannya terhadap Tuhan. Pada film pertama dia tidak percaya Tuhan. Namun, di film kedua, dia menyebut Tuhan itu adil. Hal itu menandakan bahwa Norman telah mempelajari sesuatu dari apa yang telah dialaminya.
’’Entah bagaimana, selama merefleksikan diri, dia berpikir bahwa mungkin apa yang terjadi berhubungan dengan pembalasan. Mungkin ada semacam kosmis, kualitas Ilahi, atau intervensi di sana. Mungkin dia tidak sendirian. Mungkin dia sedang diperhatikan oleh... sesuatu,’’ ujar Lang.
Film tersebut juga memuat ikatan kekeluargaan yang erat antara Norman dan Phoenix. Terlebih saat Norman mengaku kepada gadis itu tentang hal-hal buruk yang pernah dilakukannya. ’’Ini semua tentang hubungan Anda dengan orang tua Anda. Kita semua mengalami itu: menuduh mereka melakukan ini dan itu, mengecewakanmu. Tapi, selalu ada hal baik yang mereka berikan kepada Anda,’’ tutur sutradara Rodo Sayagues, seperti dilansir dari Collider.
Sayang, sekuel itu tidak diterima sebaik film pertamanya. Di Rotten Tomatoes, Don’t Breathe 2 mendapat skor 45 persen. ’’Semakin sekuel ini berkembang, semakin tidak masuk akal. Baik secara logis maupun emosional. Liku-liku plotnya cukup menarik, sampai Anda menyadari bahwa perkembangan baru membuat semua perkembangan lama menjadi tidak masuk akal,’’ komentar William Bibbiani, kritikus film TheWrap.
TRIVIA DON'T BREATHE 2
- Lang menghabiskan masa karantina bersama cucunya yang masih kecil. Menurut dia, hal itu membantu perannya bersama Madelyn Grace yang memerankan Phoenix.
- Tak ingin terlihat seperti bodybuilder, karakter Lang kini tampak seperti pria tua yang kuat. Dia mengombinasikan latihan beban dan yoga untuk mencapai hal itu.
- Adegan favorit Lang adalah ketika Norman berada di dalam air. ’’Cara mereka mengatur dan mengambil gambarnya sangat artistik. Ketika membacanya, aku tidak yakin bagaimana kami akan melakukannya,’’ ucap Lang, seperti dilansir dari The Hollywood Reporter.
- Adegan air itu juga menjadi favorit Madelyn, sekaligus scene kedua yang paling sulit dilakukannya. Karena tidak mengidap klaustrofobia (fobia terhadap ruang sempit), Madelyn justru merasa nyaman. Terlebih, air itu bersuhu sekitar 35 derajat yang cukup hangat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
