
KENANGAN: (Almarhum) Didi Kempot saat tampil di panggung Synchronize Fest tahun lalu. Tahun ini rencananya pihak keluarga menggelar konser November mendatang di SUGBK, Jakarta. (Imam Husein/Jawa Pos)
Penyelenggara konser dan festival musik yang sudah terjadwal pada akhir tahun ini harus berurusan dengan risiko sangat besar.
---
PANDEMI Covid-19 yang tak kunjung mereda membuat sebagian besar di antara mereka terpaksa membatalkan acara. Namun, ada juga yang tetap bertahan dan berusaha menyiasati pandemi agar pergelaran musik tetap dihelat pada akhir tahun nanti.
Istri alm Didi Kempot, Yan Vellia, termasuk salah satu yang berpikiran tetap mengadakan konser bertajuk Tribute to Didi Kempot: Ambyar Tak Jogeti. Konser penanda 30 tahun perjalanan karir Didi Kempot itu akan tetap diselenggarakan tepat waktu. Tepatnya pada 14 November di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Yan cukup percaya diri bahwa konser tersebut tetap bisa terlaksana. Alasannya tak lain adalah adanya lampu hijau dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. ’’Untuk teknis bagaimana di lapangan, protokol kesehatannya sambil ikut Pak Menteri (Wishnutama, Red). Yang terpenting nanti, tribute untuk Didi Kempot tetap akan terlaksana dengan aman,’’ kata Yan.
Didi Kempot (DK) Management sudah mempersiapkan empat musisinya untuk tampil. Salah satunya adalah anak almarhum, Saka Praja Adil Prasetya, yang sempat berduet dengan Betrand Peto Putra Onsu. ’’Kalau dari promotor, ada beberapa tambahan. Misalnya, Tiara Andini, Happy Asmara, dan Denny Caknan,’’ ungkap Yan.
Ibu dua anak itu mengakui, memang jadi atau tidaknya konser tersebut bergantung kondisi ke depan. Semua keputusan saat ini berada di tangan pemerintah daerah dan promotor. Apalagi, tiket sudah dijual. ’’Kami hanya bisa berdoa, mudah-mudahan jadi dan berjalan lancar,’’ tutur Yan.
Jika Yan tetap ingin tancap gas untuk konser Didi Kempot di Stadion Utama Gelora Bung Karno, langkah berbeda dilakukan beberapa penyelenggara festival musik akhir tahun. We the Fest, misalnya, memilih untuk membatalkan pertunjukan secara live. Penyelenggara lebih memilih mengusung konsep konser secara virtual. Memilih tema We the Fest Virtual Home Edition, acara itu dihelat pada 26–27 September mendatang.
Nah, Synchronize Fest yang rencananya bergulir pada 2–4 Oktober diputuskan ditiadakan. Program Director Synchronize Fest Kiki ”Ucup” Aulia menjelaskan bahwa sebenarnya banyak opsi lain di luar pembatalan. Salah satunya adalah memindahkan lokasi penyelenggaraan festival. ’’Tapi, kembali lagi, musibah ini ada di seluruh dunia. Kami berkomitmen, mari bersama-sama menjaga pandemi ini cepat selesai. Jadi, pilihan pindah kota, tidak diselenggarakan di Jakarta, bukan opsi kami,’’ tegas Ucup.
Lantas, kenapa tidak memilih virtual? Ucup mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus mengkajinya. Dia juga sudah memikirkan konsep jika Synchronize Fest tetap harus berjalan tahun ini, tetapi tidak secara virtual. ’’Kami belum bisa jelaskan bentuknya seperti apa. Nanti awal Oktober mungkin kami paparkan. Yang jelas bukan virtual,’’ tutur Ucup.
Tiket presale Synchronize Fest 2020 sebenarnya laris manis di pasaran. Karena itu, ketika tahu dibatalkan, banyak pembeli yang mempertanyakan nasib tiket mereka kepada pihak Synchronize Fest.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
