
Gaby (kiri) dan Frieska yang mengenakan baju putih merupakan dua dari enam member generasi pertama yang masih bertahan di JKT48.
JawaPos.com - Grup idola JKT48 berhasil mempertahankan eksistensinya di belantika musik Indonesia selama 7 tahun. Semalam, di Balai Sarbini, grup yang beranggotakan 75 gadis itu merayakan hari jadi ke-7 bersama para penggemarnya. Perjalanan selama 7 tahun dirangkum dalam satu konser yang asyik.
Konser itu dibuka dengan 7 lagu. Setiap lagu dibawakan oleh masing-masing generasi. Show yang dimulai pukul 19.30 itu diawali oleh pertunjukan 6 member generasi pertama yang tersisa. Shania Junianatha, Sonia Natalia, Ayana Shahab, Frieska Anastasia Laksani, Beby Chaesara Anadila, dan Gabriela Margareth Warouw membawakan lagu Shonichi atau Hari Pertama.
Dilanjutkan generasi kedua dengan lagu Buah di Masa Depan. Lantas, generasi ketiga dengan Alasanku, Maybe. Generasi keempat membawakan lagu Baby! Baby! Baby!. Generasi kelima JKT48 menyanyikan Everyday Kachuusa. Generasi keenam memilih lagu Karena Ku Suka Dirimu. Sedangkan generasi ketujuh, Aitakatta.
Medley tujuh lagu itu disambut hangat oleh para penggemar. Semua lagu diiringi oleh teriakan chant yang keras dan penuh semangat dari fans. Mereka juga mengayunkan lightstick penuh warna. Suasana di dalam Balai Sarbini yang gelap, terlihat makin keren dengan banyaknya lightstick.
Total ada 35 lagu yang dibawakan malam itu. Secara bergantian oleh Tim J, Tim KIII, Tim T, hingga siswi akademi. Para member juga mengajak fans bernostalgia dengan lagu-lagu yang pernah dibawakan selama 7 tahun. Itulah kenapa, konser semalam membuat fans bersemangat saat meneriakkan chant.
Konser tersebut juga makin berwarna karena untuk kali pertama, tiga member urutan teratas dari Pemilu ala JKT48 tampil dengan cara berbeda. Cindy Yuvia sebagai pemenang pemilu memilih bernyanyi solo. Lalu, Shani selaku peraih suara terbanyak kedua memilih berduet dengan Shania Gracia. Sinka Juliani yang finis di urutan ketiga menyanyi bersama Vienny dan Natalia.
Kesempatan untuk tampil sendiri memang bagian dari hadiah atas kerja keras mereka dalam Pemilu ala JKT48 yang dilaksanakan pada November lalu. Konser itu membawa suasana haru karena menjadi perpisahan tiga member. Naomi, Devi, dan Ikha telah mengumumkan lulus dari grup idola yang membesarkan namanya itu.
Menjelang akhir pertunjukan, ada tiup lilin yang dilakukan oleh seluruh member. Dipimpin oleh Kapten JKT48 Shania Junianatha yang juga sudah mengumumkan lulus dari grup. ’’Kalian nyangka nggak. Kita, bisa ngerayain ulang tahun sampai 7 tahun. JKT48 ada dan akan terus ada,’’ katanya disambut sorakan fans.
Shania yang membacakan surat untuk penggemar juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada penggemar. Sebab, telah bersama-bersama selama 7 tahun mengiringi langkah JKT48. ’’Saat pertama berdiri, siapa sih yang menyangka JKT48 bisa bertahan sampai saat ini. Mungkin saat ini JKT48 adalah idol grup paling tua di Indonesia. Meski membernya muda-muda,’’ imbuh Shania.
Member Tim J itu menambahkan. Di JKT48 para member belajar bahwa mimpi harus diraih dengan kerja keras dan pengorbanan. Selain itu, hubungan antar manusia terasa makin berharga. Sebab, mereka bisa bertemu orang-orang yang lantas menjadi penggemar dan setia dengan mereka.
Mewakili para member, Shania mengakui jika ucapan terima kasih adalah kata yang sederhana. Namun, menurutnya, kata-kata diciptakan untuk menyampaikan perasaan. ’’Dibalik kesederhanaan kata terima kasih, ada rasa syukur. Karena kalian, kami bisa di sini. Karena kalian kami dapat energi untuk terus berjuang,’’ jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
