Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 05.23 WIB

Alasan Netflix Berani Bayar Rp 1.381 Triliun untuk Akuisisi Warner Bros: Penghematan Rp 50 Triliun per Tahun

Ilustrasi Netflix mengakuisisi Warner Bros. - Image

Ilustrasi Netflix mengakuisisi Warner Bros.

JawaPos.com – Keputusan Netflix mengeluarkan 82,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.381 triliun untuk mengakuisisi Warner Bros bukanlah langkah impulsif. Transaksi raksasa ini berdiri di atas kalkulasi finansial jangka panjang yang bertujuan memperkuat posisi Netflix dalam persaingan global.

Data yang diungkap dalam rilis resmi menunjukkan alasan mengapa investasi sebesar itu dinilai layak dilakukan. Pertimbangan pertama datang dari potensi efisiensi operasional.

Netflix memperkirakan penghematan biaya sebesar 2 sampai 3 miliar dolar AS per tahun atau sekitar (Rp 33,4 triliun-Rp 50,1 triliun) pada tahun ketiga setelah merger sepenuhnya berjalan. Penghematan ini muncul dari konsolidasi produksi, distribusi dan manajemen konten, terutama karena Netflix akan memadukan infrastruktur mereka dengan aset kreatif Warner Bros yang selama ini beroperasi secara terpisah.

Di tengah kompetisi streaming yang menekan margin, penghematan dalam skala ini menjadi insentif finansial yang signifikan. Nilai perusahaan yang diakuisisi juga disorot dalam rilis resmi.

Warner Bros Discovery (WBD) dihargai 27,75 dolar AS per lembar saham, dengan nilai ekuitas menyentuh 72 miliar dolar AS sebelum ditambahkan utang sehingga mencapai total enterprise value 82,7 miliar dolar AS.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Netflix tidak hanya membeli katalog konten, tetapi juga studio lengkap dengan aset fisik, kapasitas produksi, jaringan distribusi dan brand legendaris yang sudah menancap selama seratus tahun. Investasi sebesar itu dinilai dapat memberikan nilai balik dalam bentuk pendapatan jangka panjang.

Kunci dari strategi Netflix terletak pada kemampuan memperluas basis pelanggan sekaligus mempertahankan pengguna yang sudah ada. Dengan masuknya katalog film dan serial Warner Bros termasuk waralaba besar seperti Harry Potter, DC Universe, Game of Thrones dan The Sopranos, Netflix memperkuat daya tarik kontennya di pasar global.

Portofolio ini dapat meningkatkan durasi tontonan dan frekuensi interaksi pengguna, dua faktor yang menjadi fondasi pendapatan berbasis langganan. Konten besar terbukti memberi dampak langsung terhadap retensi pelanggan yang menjadi metrik penting dalam industri streaming.

Netflix juga menegaskan bahwa kombinasi dua perpustakaan konten besar ini akan meningkatkan kemampuan mereka memberi hiburan skala global. Ted Sarandos menjelaskan pentingnya penyatuan aset Netflix dan Warner Bros dalam konteks nilai strategis jangka panjang. “Misi kami selalu menghibur dunia,” ujar Sarandos.

“Dengan menggabungkan perpustakaan hebat Warner Bros yang berisi tontonan klasik seperti Casablanca dan Citizen Kane hingga favorit modern seperti Harry Potter dan Friends dengan judul definisi budaya kami seperti Stranger Things, KPop Demon Hunters dan Squid Game, kami bisa melakukan itu dengan lebih baik,” tuturnya.

Secara finansial, sistem collar yang disertakan dalam transaksi memberi perlindungan bagi pemegang saham WBD. Komponen saham dalam kesepakatan ini dijaga agar nilainya tetap berada dalam rentang tertentu.

Jika harga saham Netflix berada antara 97,91 sampai 119,67 dolar AS, pemegang saham WBD akan menerima nilai tetap sebesar 4,50 dolar AS dalam bentuk saham. Jika harga turun di bawah batas bawah, jumlah saham yang diterima akan meningkat.

Jika melonjak di atas batas atas, jumlah saham akan disesuaikan ke bawah. Mekanisme ini memberikan stabilitas nilai bagi investor dan mengurangi risiko volatilitas selama periode penutupan merger yang bisa mencapai 12 hingga 18 bulan.

Analisis bisnis menunjukkan bahwa struktur ini menguntungkan kedua pihak. WBD mendapatkan kepastian nilai transaksi, sementara Netflix dapat mengelola risiko finansial dalam proses akuisisi skala besar.

Dengan luasnya aset yang dibeli dan nilai waralaba yang masuk ke dalam portofolio, Netflix menilai investasi colossus ini akan terbayar dalam jangka panjang, baik dari sisi pertumbuhan pelanggan, pendapatan maupun daya saing global.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore